Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-05 18:34:26

Walau Bertahan di Peringkat 29, KONI Kabupaten Probolinggo Tetap Siapkan Bonus

PORPROV: Sebagian atlet Kabupaten Probolinggo yang berlaga di Porprov VII Jatim 2022 di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022 sudah tuntas dilaksanakan di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso sejak 25 Juni sampai 3 Juli. Dalam event olahraga terbesar se-Jawa Timur itu, Kabupaten Probolinggo finish di peringkat 29 dari 34 kota/kabupaten yang ikut serta. 

Ranking 29 kontingen Kabupaten Probolinggo ditempati dengan raihan total 28 medali, meliputi 7 medali emas, 5 medali perak dan 16 medali perunggu. Ranking 29 ini bahkan sama persis dengan posisi Kabupaten Probolinggo di Porprov VI Jatim 2019 lalu. Hasil ini meleset dari target yang ditetapkan semula, yaitu menempati ranking tengah.

Baca Juga : Uang Saku Atlet Jember yang Berlaga di Porprov VII Dipastikan Tuntas

Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Probolinggo Sugeng Nurfindarko mengatakan, meski tidak mencapai target, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja para atlet. Sebab, jika dibanding dengan Porprov sebelumnya, pencapaian Kabupaten Probolinggo dalam Porprov VII ini sudah dua kali lipat lebih baik. Terutama perolehan medalinya yang lebih banyak.

Baca Juga : Terkendala Administrasi, Uang Saku Sebagian Atlet Jember di Porprov Belum Cair

Pada Porprov edisi sebelumnya, Kabupaten Probolinggo hanya mendapatkan 3 medali emas, 5 perak dan 8 perunggu. Apalagi Kabupaten Probolinggo meraih medali dari cabor arung jeram yang masih menjadi partai eksebisi di Porprov VII.

Jika raihan medali arung jeram dimasukkan, maka peringkat Kabupaten Probolinggo di Porprov VII bisa masuk pada papan tengah. "Cabor arung jeram mendapat 4 emas, dan 3 perak," papar Sugeng Nurfindarko, Selasa (5/7/2022).

Menurut Sugeng, cabor yang diunggulkan seperti bulu tangkis dan paralayang, ternyata luput dari target. Pasalnya, cabor yang diunggulkan itu justru tidak mendapatkan medali. Termasuk cabor basket yang sudah cukup baik cara bermainnya.

Di babak penyisihan, tim basket Kabupaten Probolinggo justru berada di grup neraka, yakni bertemu dengan Surabaya, Malang dan Sidoarjo. Tim Kabupaten Probolinggo hanya bisa menang melawan Sidoarjo yang merupakan juara bertahan.

Walau demikian, Sugeng menyatakan syukur karena kontingen Kabupaten Probolinggo bisa melalui Porprov VII dengan tanpa kendala berarti. "Alhamdulilah, pada porprov kemarin tidak ada kendala yang cukup berarti," katanya.

Sugeng menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan bonus bagi para atlet yang mendapatkan medali. Bonus Rp 20 juta untuk peraih medali emas, Rp 10 juta untuk peraih perak, dan Rp 5 juta untuk perunggu. Bonus itu diharapkan dapat memberi semangat bagi para atlet untuk terus berprestasi.

Selanjutnya, Sugeng berharap semua pihak dapat mendukung penuh olahraga di Kabupaten Probolinggo. Termasuk meminta dukungan kepada pemkab dan stakeholder terkait, guna membangun fasilitas olahraga di Kabupaten Probolinggo masih kurang.  "Mudah-mudahan prestasi Kabupaten Probolinggo semakin baik ke depan," harapnya. (zr/why)