Wali Kota Probolinggo Merotasi 88 Pejabat, Setiorini Sayekti Jadi Kepala Disdikbud

Amelia Subandi
Tuesday, 09 Jun 2026 06:15 WIB

MUTASI: Pejabat Pemkot Probolinggo yang dilantik pada Senin (8/6/2026) malam, diambil sumpahnya dalam menduduki jabatan baru.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Setelah menetapkan sekretaris daerah (sekda) definitif, Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin merotasi 88 pejabat. Mutasi dilakukan pada Senin (8/6/2026) malam. Sejumlah perangkat daerah strategis berganti pucuk kepemimpinannya.
Kabar adanya mutasi ini mulai terdengar di kalangan pejabat struktural Pemkot Probolinggo mulai Senin sore. Ada 88 pejabat eselon IV-II yang dimutasi malam itu. Lalu, para pejabat yang masuk gerbong mutasi, diminta hadir dalam prosesi serah terima jabatan baru, pada malam harinya di ruang Puri Manggala Bhakti, kantor Pemkot Probolinggo.
Di antara perangkat daerah yang berganti pucuk pimpinannya ialah Dinas Pendikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas PUPR-Perkim. Setiorini Sayekti dari jabatan kepala Dinas PUPR-Perkim kini dipercaya menjadi kepala Disdikbud.
Siti Romlah dari kepala Disdikbud digeser menjadi kepala Dinsos PPPA. Sedangkan kepala Dinas PUPR- Perkim dijabat Ghofur Effendi, yang sebelumnya menjabat sekretaris Bapperida.
Berikutnya, kepala Dinas Lingkungan Hidup yang semula dijabat Retno Wandansari, kini diduduki oleh eks Camat Mayangan Agus Dwiwantoro. Sedangkan Retno Wandansari dipercaya menjabat sebagai kepala Disnaker.
Tak hanya jajaran jabatan kepala dinas yang mengalami pergeseran. Posisi asisten juga tak luput dari pergeseran. Agus Effendi yang semula menjabat Asisten Administrasi Umum, mendapat amanah baru sebagai Kepala DKUMP, menggantikan Slamet Suwantoro yang bergeser menjadi kepala Disperpusip.

Selain itu, beberapa jabatan kepala dinas yang dijabat Plt, kini mulai terisi definitif. Lucia Aries Yulyanti, yang semula menjabat Plt, kini secara definitif menjabat kepala Diskominfo. Begitu juga dengan Pudi Adji, yang semua menjabat sekretaris Dishub, kini promosi naik menjadi kepala Dishub.
Wali Kota dr Aminuddin mengatakan, rotasi atau mutase pejabat ini merupakan bagian penting dari siklus birokrasi. Hal ini merupakan langkah yang tepat dalam rangka penyegaran organisasi.
Menurutnya, di era birokrasi modern saat ini, setiap pejabat dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif. Pejabat juga harus menjadi pemimpin perubahan yang mampu menghadirkan inovasi, membangun kolaborasi, dan memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Jadilah pemimpin yang solutif dan berintegritas. Seorang pejabat manajerial harus mampu mengurai sumbatan masalah di unit kerjanya masing-masing. Bangun soliditas dan harmonisasi tim,” kata Wali Kota dalam sambutannya di hadapan pejabat yang dilantik.
Pasca mutasi, Wali Kota Aminuddin mengajak seluruh elemen bersama-sama menyatukan visi dan langkah. Bekerja keras, cerdas, dan ikhlas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo.
Diketahui, saat ini pengisian jabatan di lingkup Pemkot Probolinggo sudah tidak dilakukan dengan open bidding, tetapi melalui sistem merit dan manajemen talenta berbasis potensi serta kinerja pegawai. (mel/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)