Wapres Gibran Kunjungi Pasar Banyuwangi, Sebut Desainnya Paling Bagus di Indonesia

Mohamad Abdul Aziz
Friday, 10 Jul 2026 14:05 WIB

PASAR: Wapres Gibran mengunjungi Pasar Banyuwangi, Jumat (10/7/2026).
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Jumat (10/7/2026). Salah satu agenda utamanya adalah meninjau Pasar Banyuwangi yang telah selesai direvitalisasi.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah pejabat dari kementerian terkait. Mereka berkeliling meninjau berbagai fasilitas pasar, mulai dari area depan, kios, los pedagang hingga fasilitas penunjang lainnya.
Pasar Banyuwangi yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sekitar Rp 152 miliar itu mendapat apresiasi dari Wapres Gibran. Menurut Gibran, konsep bangunan yang mengusung arsitektur khas Suku Osing dipadukan dengan desain semi terbuka menjadikan pasar terlihat modern, nyaman, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
"Arsitekturnya bagus. Bangunannya open space sehingga tidak pengap. Menurut saya Pasar Banyuwangi yang paling bagus dibandingkan pasar lain yang sudah direvitalisasi," ujar Gibran.
Saat berdialog dengan para pedagang, Gibran juga mengucapkan selamat atas hadirnya pasar baru yang lebih representatif. “Selamat ya, pasarnya sudah bagus. Semoga tambah ramai," katanya.
Meski memberikan apresiasi, Gibran turut menyampaikan sejumlah catatan kepada kontraktor. Ia meminta kabel-kabel yang masih terlihat semrawut segera dirapikan serta kebersihan lantai pasar disempurnakan sebelum proses serah terima kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Diketahui, Pasar Banyuwangi ini dibangun di atas lahan seluas 10.600 meter persegi dengan dua bangunan utama. Fasilitas yang tersedia meliputi 397 kios, 356 los, serta tiga zona utama, yakni pasar basah, pasar kering, dan area kuliner.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pasar tersebut mengusung konsep Pasar Wisata. Nantinya, pedagang akan dikelompokkan berdasarkan jenis dagangannya sehingga memudahkan masyarakat maupun wisatawan saat berbelanja.
"Selain menjadi pusat perdagangan, pasar ini juga diharapkan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event yang mampu mendukung sektor pariwisata Banyuwangi," ujar Ipuk.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Aris Wibawa, memastikan pembangunan fisik Pasar Banyuwangi telah mencapai 100 persen. Saat ini proyek memasuki masa pemeliharaan sekaligus penyempurnaan sesuai arahan Wakil Presiden.
Pengoperasian Pasar Banyuwangi tinggal menunggu proses serah terima dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Setelah proses tersebut selesai, para pedagang akan mulai menempati bangunan pasar yang baru. (azi/why)

Share to
 (lp).jpg)