Warga Gadingrejo Pasuruan Protes Pengalihan Arus Lalu Lintas, Imbas Perbaikan Jembatan Buk Wedi

Amal Taufik
Wednesday, 17 Jun 2026 13:37 WIB

PROTES: Aksi protes di Jalan Gatot Subroto, Kota Pasuruan, soal pengalihan arus lalu lintas imbas perbaikan Jembatan Buk Wedi.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pengalihan arus lalu lintas imbas perbaikan jembatan Buk Wedi, Kota Pasuruan, menuai protes warga. Warga meminta arus lalu lintas dialihkan ke jalan tol.
Pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah warga menggelar aksi protes di simpang tiga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo. Mereka membentangkan spanduk berisi kata-kata protes dan menabur bunga sebagai simbol belasungkawa atas sejumlah peristiwa kecelakaan di jalur tersebut.
Diketahui, sejak awal April kemarin, kendaraan dari arah Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya akan diarahkan melewati Jalur Lingkar Selatan Kota Pasuruan. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Rute pengalihan meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Untung Suropati, Jalan Setyabudi, hingga Jalan Hasyim Asy’ari. Kendaraan juga akan diarahkan keluar masuk melalui Simpang Blandongan.
Koordinator aksi, Ayi Suhaya mengungkapkan, warga meminta kendaraan besar yang dari arah Surabaya seperti truk tidak lagi lewat Jalan Gatot Subroto dan Kebonagung.

Menurutnya, kendaraan besar dari arah Surabaya ke Probolinggo seharusnya dialihkan langsung lewat tol Raci. Sebab sejak dialihkan lewat Jalan Gatot Subroto, kerap terjadi kemacetan di banyak titik.
"Tidak hanya itu, sejak pengalihan arus lalu lintas, sudah terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban lebih dari 1 orang," kata Ayi.
Ayi meminta wali kota Pasuruan berkoordinasi dengan Polres Pasuruan Kota dan Pemkab Pasuruan untuk mengubah arus lalu lintas, sehingga tidak lagi lewat Jalan Gatot Subroto hingga Kebonagung.
"Kami juga menuntut ketua DPRD, anggota DPRD dari dapil Gadingrejo menyerap aspirasi masyarakat terkait hal ini," imbuh Ayi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, Andriyanto, belum memberikan tanggapan terkait protes warga yang meminta pengalihan jalur lalu lintas. Dihubungi melalui pesan aplikasi WhatsApp, Andriyanto belum membalas. (pik/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)