Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-22 17:14:35

Warung Kopi dan Toko Cutting Stiker Dimaling, Kerugian Ditaksir Rp 14 Juta

DIBOBOL: Shera, saat mengecek barang-barang di dalam warung kopi miliknya yang dibobol maling.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Aksi pencurian barang terjadi di sebuah warung kopi (warkop) dan toko penjual stiker di Jalan dr Saleh, Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (22/2/2021). Atas kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp 14 juta.

Sherawati, 33, pemilik warkop yang dimaling, warga Desa Kandangjati, Kecamatan Kraksaan, mengatakan, sebelumnya warkop miliknya tutup pada Minggu, (21/2/2021) sekira pukul 17.00 WIB karena dagangannya habis. Jika biasanya warung tersebut dijaga oleh suaminya saat tutup, namun saat itu sang suami tak menjaganya.

Baca Juga : Ditinggal Rapat, Motor Karyawan EO Dicuri

Kemudian pada Senin (22/2/2021) sekira pukul 08.30 WIB, ia kembali membuka warkop tersebut. Saat itulah, ia mengetahui ada sejumlah barang di dalam warung yang hilang. Seperti, mesin amplifier, VCD, CD, tabung gas dan flashdisk. "Barang di dalam (warung) sudah berantakan,” katanya.

Baca Juga : Lagi, Motor Karyawan Toko Jadi Sasaran Pencuri

Selain sejumlah barang hilang, Shera, sapaannya, juga melihat pagar di sebelah barat warung juga terbuka. Ia pun menduga, warungnya telah dibobol maling dengan cara masuk melalui pagar sebelah barat warung."Kerugian total sekira 7 juta rupiah," ujarnya.  Atas kejadian itu, Shera tak melapor ke kepolisian setempat.

Seingat Shera, kasus pencurian di warungnya juga pernah terjadi pada 2 tahun yang lalu." Tapi malingnya ketangkap," katanya.

Selain warkop milik Shera, di waktu yang sama toko stiker yang lokasinya bersebelahan dengan warkop milik Shera juga dibobol.

Yayan, pemilik toko stiker menduga, pelaku beraksi setelah tempat usahanya itu tutup sekira pukul 23.00 WIB. Pelaku juga diduga masuk lewat atap asbes, dan menggasak stiker serta bahan cutting senilai total Rp 7 juta. “Stiker-stiker bagus itu yang diambil," katanya. (ang/don)