Tadatodays


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-20 07:28:13

Wirojalu Bersyukur Ada Kontes Jingle Cegah Covid-19

PARTISIPASI: Kelompok Wirojalu siap berpartisipasi dalam Kontes Jingle Cegah Covid-19. Terutama agar lagunya bisa dinikmati lebih banyak orang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Selama masa pandemi Covid-19, para pemusik terpaksa hiatus atau jeda dari aktivitasnya. Salah satunya ialah kelompok musik Wirojalu. Namun, mereka dapat kembali berkarya dalam Kontes Jingle Cegah Covid-19 tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo bekerjasama dengan media online tadatodays.com.

Baca Juga : SMKN 1 Dringu-SMPN 1 Dringu Raih Juara Favorit Kontes Jingle Cegah Covid-19

Salah satu kelompok yang sudah mendaftar sebagai peserta Kontes Jingle Cegah Covid-19 ialah “Wirojalu”. Kelompok yang bermarkas di Kelurahan Jati, Kota Probolinggo ini dikoordinir oleh Indra Yulianto (31). Kelompok Wirojalu dibentuk oleh Sugeng Isdianto sekitar 5 tahun lalu. Kelompok Wirojalu mengikuti Kontes Jingle Cegah Covid-19 dalam kategori I, yaitu masyarakat umum.

Baca Juga : SMKN 1 Dringu dan SMPN 1 Dringu Raih Juara Favorit Kontes Jingle Cegah Covid-19

Wirojalu terdiri dari 10 personel dengan kemampuannya masing-masing. Ada Risky sebagai bassist, Adi sebagai keyboardist, Yada sebagai guitarist, Imam sebagai pemain kendang, Teddy sebagai drummer, I Gusti sebagai pemain kenong, Aam sebagai pemain peking, dan Lidya sebagai vocalist. Sedangkan dua lainnya merupakan kru di balik layar, yaitu Agung sebagai videographer dan Sugeng sebagai idea creator.

Kelompok musik ini berawal dari komunitas masyarakat yang sehari-hari bermusik. Genre yang diambil adalah etnik yaitu perpaduan tradisional dan modern. “Genre kami itu etnik dan mengarah ke kontemporer,” jelas Indra via video call WhatsApp dengan tadatodays.com, Senin (18/10).

Sampai saat ini, Wirojalu sudah menciptakan kurang lebih 50 lagu. Diantaranya ialah Wong Jowo, Pantai Permata, Seniman Kampungan, dan Kumlaku Probolinggo. Lagu “Seniman Kampungan” merupakan lagu yang menjelaskan perjalanan Wirojalu.

Lagu “Wong Jowo” sendiri merupakan lagu ciptaan kelompok ini sebagai representasi Wirojalu. Sedangkan lagu “Pantai Permata” merupakan lagu yang diciptakan untuk menjelaskan destinasi wisata Pantai Permata. Lagu “Kumlaku Probolinggo” bercerita tentang apa saja yang ada di Probolinggo.

Dengan lagu yang ada, kelompok Wirojalu sering tampil di banyak acara. Seperti diundang oleh dinas untuk mengisi acara kedinasan, lalu ada juga Parade Ikan Asap dan Semipro. Sejak pertama kali berdiri, Wirojalu rutin mengisi acara di Semipro dan terakhir sebelum adanya pandemi tahun 2019.

Sayangnya, pandemi Covid-19 membuat mereka terhambat dalam berkarya. Karena itu, Wirojalu bersyukur dan senang saat mengetahui ada kontes jingle saat masa pandemi seperti ini. Sehingga mereka bisa berkarya kembali. Tentu tidak hanya mereka, namun para pemusik lainnya juga.

Indra mengatakan bahwa ia tidak mengharapkan juara. Yang lebih penting menurutnya ialah agar lagunya bisa menghibur dan bermanfaat bagi orang lain. “Saya berharap mendapat juara harapan juga tidak apa-apa. Intinya hanya ingin berpartisipasi. Kalau bisa menang, ya disyukuri,” kata Indra di penghujung wawancara. (sal/ata/yua/ian/why)