Wisata Gunung Bromo Padat Saat Nataru, Ratusan Pengunjung Masuk lewat Pintu Tosari

Amal Taufik
Tuesday, 30 Dec 2025 05:31 WIB

PINTU MASUK: Petugas berjaga di pintu masuk TNBTS.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Aktivitas wisata Gunung Bromo meningkat tajam selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kunjungan wisatawan mencapai hampir 6.000 orang per hari.
Hingga Senin (29/12/2025) pagi, ratusan wisatawan telah masuk ke kawasan Bromo melalui pintu Tosari, Kabupaten Pasuruan. Data kepolisian menyebutkan, sejak dini hari tercatat 967 pengunjung memasuki kawasan wisata tersebut, dengan 135 unit kendaraan roda empat dan 406 unit sepeda motor. Situasi lalu lintas dan pengamanan terpantau terkendali.
Lonjakan arus tersebut sejalan dengan meningkatnya angka kunjungan harian selama masa libur Nataru. Dalam sepekan terakhir, jumlah wisatawan ke Bromo terus bergerak naik dan mencapai puncaknya pada 27 Desember 2025, dengan total 5.949 pengunjung dalam satu hari.
Berdasarkan data Tim Evaluasi Kehumasan TNBTS, kenaikan mulai terlihat sejak 20 Desember. Pada hari itu, tercatat 3.430 wisatawan berkunjung. Angka tersebut meningkat bertahap dan sempat melonjak saat Hari Raya Natal, 25 Desember, dengan jumlah 4.652 orang, termasuk ratusan wisatawan mancanegara.

Sehari setelah Natal, tren kunjungan belum menunjukkan penurunan. Pada 26 Desember, jumlah wisatawan mencapai 5.728 orang dan bertahan di atas angka 5.000 hingga 28 Desember. Kondisi ini menandakan tingginya minat wisatawan memanfaatkan momen libur panjang ke kawasan Bromo.
Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan TNBTS, Hendra Wisantara, menyebut momentum libur akhir tahun yang berbarengan dengan libur sekolah menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan wisata. “Sejak awal masa libur, tren pengunjung terus naik. Kami memperkirakan pergerakan wisatawan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memastikan aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan pemantauan secara intensif selama libur Nataru, khususnya di jalur masuk dan kawasan wisata. “Kami mengimbau wisatawan mematuhi aturan dan arahan petugas, demi keselamatan bersama dan kelancaran aktivitas wisata,” tegasnya. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)
