Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-06 22:08:15

161 Ternak Mati Akibat Awan Panas Gunung Semeru, Pemkab Lumajang Siapkan Pakan

TERNAK: Warga mengevakuasi tiga ekor sapi yang selamat dari guyuran awan panas Gunung Semeru, Minggu (5/12) kemarin. Gambar tersebut diambil di ruas jalan Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Awan Panas Guguran (APG) yang keluar dari kawah Gunung Semeru, telah meluluhlantahkan semua yang ada di lereng Gunung Semeru. Termasuk matinya 161 ternak milik warga.

161 ternak mati itu milik warga di desa terdampak, di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo. Tapi, sebagian hewan ternak juga masih ada yang hidup.

Baca Juga : Pasca Erupsi Kedua, Gunung Semeru Naik Status Jadi Siaga

Data hewan ternak mati itu berdasarkan keterangan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, drh. Rofiah, melalui website resmi Pemkab Lumajang, lumajangkab.go.id

Baca Juga : Siswa SD di Probolinggo Lelang Lukisan untuk Korban Semeru

Rofiah mengatakan, dari jumlah 161 ternak mati itu terdiri dari 138 ekor kambing dan 23 ekor sapi.  Jumlah itu merupakan data sementara, per Senin (6/12/2021).

Jika dirinci, di Desa Sumberwulu, Kecamatan Candipuro, tercatat ada 50 ekor kambing dan 4 ekor sapi mati. Sedangkan di Desa Supiturang, terdata 88 ekor kambing dan 19 ekor sapi. “Tim telah mengevakuasi beberapa hewan ternak yang masih hidup,” katanya.

selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menyiapkan dan memberikan bantuan kepada warga yang ternaknya masih hidup. Bantuan itu berupa pakan ternak sebanyak 19 ton. "Terdiri dari 5 ton konsentrad dan 14 ton hijauan pakan ternak," ujarnya.

Sementara dari pantauan tadatodays.com di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Minggu (5/12) kemarin, tampak beberapa orang mengamankan 3 ekor sapi yang selamat.

Sapi-sapi itu ditarik di tengah padatnya lalu-lalang warga di jalan desa tersebut. (ang/don)