55 Perlintasan Sebidang di Wilayah KAI Daop 9 Dijaga Ekstra Saat Arus Mudik

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Wednesday, 11 Mar 2026 17:48 WIB

55 Perlintasan Sebidang di Wilayah KAI Daop 9 Dijaga Ekstra Saat Arus Mudik

PERLINTASAN: Petugas penjaga perlintasan ekstra antara Kotok-Arjasa. (Dok: KAI daop 9 Jember.)

JEMBER, TADATODAYS.COM - Arus mudik Lebaran tak hanya membuat stasiun ramai. Perlintasan sebidang juga menjadi titik rawan karena pertemuan langsung antara kereta api dan kendaraan di jalan raya. Di wilayah kerja PT KAI Daop 9 Jember, setidaknya ada 55 perlintasan sebidang yang belum memiliki penjagaan permanen.

Menghadapi lonjakan mobilitas selama mudik Lebaran 2026, KAI menambah 107 petugas jaga lintasan (PJL) ekstra untuk mengamankan titik-titik tersebut.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penguatan penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas kendaraan yang melintas di jalur kereta selama periode mudik. “Perlintasan sebidang menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama saat arus mudik ketika lalu lintas kendaraan meningkat,” kata Cahyo, Rabu (11/3/2026) sore.

Petugas tambahan tersebut ditempatkan di sejumlah daerah yang dilalui jalur kereta api di wilayah Daop 9. Rinciannya, Pasuruan 3 titik dengan 6 petugas, Probolinggo 7 titik dengan 14 petugas, Lumajang 5 titik dengan 9 petugas.

Selanjutnya Jember 28 titik dengan 56 petugas, serta Banyuwangi 12 titik dengan 22 petugas. Wilayah Jember menjadi daerah dengan jumlah perlintasan tambahan terbanyak yang dijaga selama periode ini.

Selain pengamanan perlintasan, KAI Daop 9 juga menurunkan 19 petugas penilik jalan ekstra yang bertugas memantau kondisi rel di 19 petak jalur dari Pasuruan hingga Ketapang. Pemantauan dilakukan lebih intensif karena frekuensi perjalanan kereta api biasanya meningkat selama masa angkutan Lebaran.

Cahyo menambahkan, keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada petugas. Pengguna jalan juga diminta tetap disiplin saat melintas. “Kami mengimbau masyarakat selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mendahulukan perjalanan kereta api ketika melintas di perlintasan,” katanya. (dsm/why)


Share to