Angin Kencang di Jember Rusak 4 Sekolah, Tumbangkan 51 Pohon dan Belasan Rumah Terdampak

Dwi Sugesti Megamuslimah
Sabtu, 07 Mar 2026 12:00 WIB

DAMPAK: Salah satu fasilitas pendidikan yang terkena dampak angin kencang diwilayah selatan Jember. (Dok: BPBD Jember)
JEMBER, TADATODAYS.COM - Angin kencang yang disertai hujan deras merusak sejumlah fasilitas pendidikan di Kabupaten Jember, Jumat (6/3/2026) sore. BPBD Jember mencatat empat sekolah mengalami kerusakan, bersamaan dengan puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga yang terdampak.
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan melanda beberapa wilayah di selatan Jember. “Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik, sebagian menutup jalan desa dan ada yang menimpa rumah warga,” kata Edy saat ditemui Sabtu (7/3/2026) pagi.
BPBD mencatat sekitar 51 pohon tumbang akibat kejadian tersebut. Pohon tumbang paling banyak terjadi di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, dengan total 30 pohon tumbang.
Selain mengganggu akses jalan desa, beberapa pohon juga menimpa rumah warga hingga merusak bagian atap.
Sementara di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, tercatat 20 pohon tumbang. Di lokasi ini kerusakan juga diperparah dengan 15 gudang tembakau yang roboh, sebagian di antaranya menimpa rumah warga.
Selain pohon tumbang, BPBD juga mencatat empat fasilitas pendidikan terdampak akibat angin kencang. Di SD Kesilir 01, bagian atap sekolah mengalami kerusakan ringan.
Sedangkan di Desa Tanjungrejo, tiga sekolah ikut terdampak, yakni SDN Tanjungrejo 04 dengan kerusakan pada atap mushola dan ruang kelas 1, SDN Tanjungrejo 05 pada bagian atap sekolah, serta SDN Tanjungrejo 06 pada papan nama sekolah.

Kerusakan juga terjadi pada rumah warga. BPBD mencatat 19 rumah terdampak. Terdiri dari 2 rumah rusak sedang dan 17 rumah rusak ringan.
Kerusakan paling banyak berada di Desa Kesilir, dengan 12 rumah mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap dapur dan kamar.
Sementara di Desa Tanjungrejo, dua rumah dilaporkan rusak sedang dan tiga rumah rusak ringan setelah tertimpa pohon dan material bangunan gudang tembakau yang roboh.
Dampak angin kencang juga terjadi di wilayah lain. Di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, satu rumah rusak ringan setelah tertimpa pohon. Seorang warga juga mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng.
Sedangkan di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, dapur dan kandang milik warga roboh akibat terpaan angin. Akibat kejadian tersebut, 18 warga terdampak terpaksa mengungsi sementara dengan menumpang di rumah kerabat.
BPBD bersama relawan, pemerintah desa, serta unsur terkait telah melakukan pemotongan pohon tumbang dan pembersihan material di lokasi kejadian. “Penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga saat ini sudah sekitar 80 persen terselesaikan dan akses jalan desa sudah kembali normal,” ujar Edy.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan. (dsm/why)


Share to
 (lp).jpg)



