Angin Kencang Sapu Enam Kecamatan di Jember, Dua Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Dwi Sugesti Megamuslimah
Thursday, 05 Mar 2026 06:48 WIB

TIMPA: Salah satu sepeda motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Ahmad Yani. (Dok: BPBD Jember)
JEMBER, TADATODAYS.COM - Hujan disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Rabu (4/3/2026) sore. Sedikitnya enam titik di enam kecamatan terdampak, mulai dari pohon tumbang yang menutup jalan, hingga menimpa rumah dan pengendara.
Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat intensitas hujan meningkat disertai angin kencang. “Cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah pohon tumbang ke badan jalan, menimpa kabel listrik, bahkan ada yang mengenai pengendara roda dua dan rumah warga,” kata Edy saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026) malam.
Di Kecamatan Kalisat, tepatnya Desa Ajung, pohon tumbang mengarah ke jalan dan sempat memicu kemacetan lalu lintas. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, di mana pohon roboh menutup sebagian badan jalan raya.
Di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, pohon tumbang tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimpa kabel milik PLN UP3 Jember. Petugas gabungan langsung melakukan penanganan untuk mencegah gangguan lebih luas.
Sementara itu di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, pohon dilaporkan roboh di dekat area pabrik air Ampo. Dampak paling serius terjadi di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates.
Sebuah pohon tumbang di Jalan A Yani menimpa pengendara sepeda motor. Dua korban masing-masing Arifatul (43), warga Kawangrejo, Mumbulsari, mengalami sesak napas, serta Nurin Natzwa (14) yang mengalami bengkak dan nyeri pada kaki kiri.
“Kedua korban langsung dilarikan ke RS Bina Sehat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini masih dalam observasi,” ujar Edy.

Di Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, pohon jati berukuran besar menimpa rumah milik Tugianto (82). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penanganan lanjutan akan dilakukan melalui kerja bakti warga setempat pada Kamis pagi.
Edy memastikan, seluruh pohon tumbang yang mengganggu akses jalan telah dipotong dan dievakuasi. “Arus lalu lintas sudah kembali normal. Kami bergerak cepat bersama unsur terkait untuk memastikan tidak ada titik yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Penanganan melibatkan BPBD Jember, PLN, unsur Muspika, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat sekitar.
BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Warga diminta berhati-hati saat melintas di bawah pepohonan besar serta segera melapor jika menemukan pohon rawan tumbang.
“Kami juga merekomendasikan kepada dinas terkait untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan, terutama di jalur padat kendaraan,” kata Edy.
Ia menambahkan, laporan kejadian telah diteruskan ke dinas kesehatan untuk memastikan penanganan medis korban berjalan optimal. (dsm/why)


Share to
 (lp).jpg)



