Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-07 18:57:45

Antisipasi Lonjakan Pasien di IGD, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Dirikan Tenda

ANTISIPASI: Tiga tenda didirikan berjejer di selatan IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tapi, tenda tersebut tidak untuk penanganan pasien covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Ada pemandangan yang berbeda di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan. Dimana, terdapat tenda darurat di rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi adanya lonjakan pasien yang datang melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Diketahui, akhir-akhir ini banyak pasien yang berdatangan ke IGD. Jumlah pasien yang masuk tak sepada dengan jumlah tempat tidur.

Baca Juga : IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan Tak Layani Pasien Umum

Dari pantauan tadatodays.com pada Rabu (7/7/2021) siang, ada 3 tenda milik BPBD setempat yang didirikan di belakang IGD. Namun tenda tersebut belum ditempati pasien.

Baca Juga : Tempat Tidur Pasien Covid Terbatas, BPBD Jember Pasang Tenda Darurat

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto, menuturkan kalau tenda tersebut sudah didirikan sejak Selasa (6/7) kemarin.

Inisiatif itu dilakukan karens kapasitas IGD yang kurang memadai, sehingga perlu adanya penambahan jumlah ruangan. Untuk itu pihaknya mendirikan tenda dirasa cukup efektif, guna mengantisipasi adanya pasien yang banyak datang bersamaan. "Nanti kami alihkan ke tenda itu," katanya.

Meski hanya sebuah tenda, ia menjamin pelayanan kesehatan akan tetap sama. Karena di tenda tersebut dipasang semua keperluan medis. Di antaranya, tempat tidur, tabung oksigen dan peralatan medis yang dibutuhkan.

Setiap tenda bakal diisi sebanyak 2-3 pasien. Jadi, 3 tenda tersebut dapat menampung sebanyak 6-9 pasien.

Sebenarnya masing-masing tenda tersebut bisa diisi lebih dari 3 pasien, hanya saja pihaknya sengaja mengatur jarak antar pasien. "Kami juga harus menerapkan protokol kesehatan," kata Sugianto.

Ia juga menjelaskan,  tenda milik BPBD itu hanya untuk pasien yang tidak tertampung di IGD, namun bukan pasien covid-19. Tetapi jika masih mencukupi, pasien tetap akan ditangani di ruang IGD. (zr/don)