Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-14 15:03:59

Apes, Kasur Baru Milik Emak-emak Ini Dicolong Tukang Bentor yang Ditumpanginya

KESAL: Yanti, begitu marah setelah kasur yang baru dibelinya dibawa kabur oleh tukang becak motor yang ditumpanginya. Padahal, kasur itu dibelinya dari bekerja sebagai buruh petik cabai.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Malang nasib Yanti, 47, warga Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Kasur yang baru dibelinya di Toko Tresno di kawasan Pasar Baru Kota Probolinggo, dibawa kabur oleh tukang becak yang ditumpanginya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (14/12/2021) sekira pukul 11.30 WIB.

Tadatodays.com mengetahui peristiwa tersebut saat terjadi kegaduhan di toko tempat Yanti membeli kasur. Saat itu, Yanti menanyakan alamat tukang becak yang membawa kabur kasurnya itu. Diketahui, pelaku merupakan warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, dan memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi.

Baca Juga : Dua Motor di Kraksaan Dimaling Sekaligus

Kepada tadatodays.com, Yanti mengatakan bahwa kasur yang dibelinya seharga Rp 750 ribu. Ia membelinya atas permintaan anaknya.

Baca Juga : Kasus Pencurian Sepeda Pancal juga Marak di Kota Probolinggo

Sebelum mendatangi Toko Tresno, Yanti berangkat dari rumahanya mengendarai sepeda motor, lalu menitipkan motornya di Terminal Bayuangga. Perempuan asli Pasuruan ini kemudian naik angkutan umum menuju Pasar Baru.

Setelah mendapatkan kasur spon tersebut, ia bersama kasur barunya itu kembali ke terminal dengan menumpang becak motor atas saran karyawan Toko Tresno.

Sesampainaya di terminal, ia meminta tukang becak motor itu untuk menunggu karena ia akan mengambil motornya. "Oleh tukang becaknya dibawa kabur, dan tidak tahu ke mana arahnya," ujarnya.

Yanti pun berang. Apalagi, kasur itu dibeli menggunakan uang hasil tabungan dari jerih payahnya sebagai buruh petik cabai. "Banting tulang untuk dapat uang," katanya, dengan tangan bergetar menceritakan kejadiannya.

Ia berharap agar kasur tersebut segera dikembalikan dan pelaku dapat ditemukan. "Kalau bisa pelaku ditangkap,” kata Yanti.

Sementara itu, salah satu tukang becak yang diketahui mengenal pelaku, yakni Sanimo, 55, menuturkan bahwa pelaku sering mangkal di kawasan Pasar Baru. (ang/don)