Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-25 21:34:54

Bawaslu Jember Minta Pilkada Sehat dan Jurdil, Ketiga Paslon Siap Taat Aturan

SIAP: Pasangan calon Pilkada Jember usai menandatangani pakta integritas dalam acara yang diselenggrakan oleh Bawaslu di salah satu cafe di Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Terwujudnya pemilihan kepala daerah (pIlkada) yang sehat, jujur, dan adil menjadi tujuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember. Karenanya tiga pasangan calon (paslon) diminta taati aturan selama pelenggaraan pilkada.

Hal tersebut disampaikan Bawaslu dalam deklarasi dan penandatanganan Pakta Integritas, Jum'at (25/9/2020).

Baca Juga : Kurang Peminat, Bawaslu Banyuwangi Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS

Acara tersebut, dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Para pasangan calon, perwakilan partai politik (Parpol), perwakilan organisasi masyarakat (Ormas), perwakilan Polres Jember, Bangkesbangpol, dan perwakilan Dandim 0824 Jember hadir di satu cafe di Jember yang dipilih sebagai lokasi acara.

Baca Juga : KPU Jember Tetapkan DPT Pilkada 2020, Turun 67.049 dari Pilkada 2015

Ketua Bawaslu Jember, Imam Tabroni Pusaka dalam sambutanya mengatakan, Bawaslu mengajak semua pihak ikut terlibat aktif menyukseskan pesta demokrasi kali ini. Sebab, Pilkada yang digelar di masa pandemi memiliki tantangan tersendiri.

"Harapan kami ketika memasuki masa kampanye, para paslon khususnya, untuk mengetahui (pentingnya) protokol kesehatan," kata dia.

Di akhir acara, dilakukankan penandatanganan oleh paslon secara simbolis. Saat itu Hendy Siswanto dan Abdus Salam hadir secara langsung. Sementara Faida tidak hadir dan hanya diwakili oleh cawabupnya Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Vian). Selain itu, mereka juga diminta melepas balon sebagai simbol komitmen menjaga pilkada secara sehat, jujur, dan adil

Usai melepas balon, Vian mengatakan, untuk mensiasati kampanye masa pandemi pihaknya akan memperbanyak titik kampanye. "Kita perbanyak titik kampanye. Setiap titik 50 peserta," ujarnya singkat.

Sementara Hendy, mengaku telah ada 7.000 relawan yang siap membantunya dalam kampanye selama masa pandemi. Setiap hari, ia akan berkeliling menyapa masyarakat untuk mensosialisasikan visi-misinya.

"Ini malah murah kan, Kita buat asik asik saja, keliling sana-sini kita ngobrol sama masyarakat," jelasnya.

Sementara, Abdus Salam mengapresiasi langkah pemerintahan yang tetap melanjutkan piIkada meski dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pihaknya mengaku akan menggelar kampanye adaptif. Salah satunya dengan cara memaksimalkan mesin parpol yang mengusungnya, yang menurutnya selama ini telah teroganisir dengan baik. "Kami sudah sampaikan kepada relawan dan harus siap dengan kondisi hari ini. Salah satunya nanti bisa door to door," pungkasnya. (as/hvn)