Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-09 18:31:54

Berkah Idul Adha, Pesanan Tusuk Sate Meningkat hingga 70 Persen

TUSUK SATE: Pembuatan tusuk sate di Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Jember. Terjadi peningkatan pesanan hingga 70 persen di momen Idul Adha 1443 Hijriyah ini.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah menjadi berkah tersendiri bagi umat Muslim di seluruh Indonesia. Termasuk bagi para pengrajin dan pengusaha tusuk sate di Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Di momen hari raya kurban kali ini, pesanan tusuk sate meningkat sampai 70 persen.

Salah seorang pemilik usaha tusuk sate, Guntur Rahmatullah, mengatakan bahwa peningkatan tersebut merupakan berkah tersendiri baginya. Terutama setelah dua tahun ada berbagai pembatasan mobilitas lantaran pandemi Covid-19. "Kalau tahun-tahun sebelumnya kan ada pandemi, tapi untuk tahun sekarang, ada peningkatan, bahkan sampai 70 persen," ungkap Guntur, Jumat (8/7/2022).

Baca Juga : Berkah Idul Adha, Pesanan Tusuk Sate Naik hingga 70 Persen

Menurut Guntur, menurunnya stok daging kurban yang disebabkan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Jember, sama sekali tidak memengaruhi usahanya. Sebab, tusuk sate tidak hanya dipergunakan untuk menusuk daging sapi atau kambing, melainkan juga ayam, ikan, serta sejumlah olahan makanan lainnya pada momen Idul Adha.

Baca Juga : Bupati Jember Imbau Kurban Tidak Pakai Kantong Plastik, DLH: Kotoran Jangan Dibuang ke Sungai

"Tidak hanya dipakai untuk daging sapi atau kambing, tetapi juga ayam, ikan, telur gulung, dan beberapa makanan lainnya. Jadi adanya PMK memang tidak memberikan dampak yang besar bagi pengrajin tusuk sate," lanjut Guntur.

Guntur mengaku, meski pesanan meningkat tajam, pihaknya masih mampu memenuhi permintaan pasar.  Ia juga memastikan kualitas tusuk sate yang dipasarkan, memiliki kualitas yang baik, dan tidak mudah berjamur, karena telah melalui proses pengeringan yang cukup. "Jadi tidak mudah berjamur, aman," tandas Guntur. (#-1/as/why)