Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-04 20:48:17

Berusaha Menyalip, Bus Seruduk Dua Truk di Probolinggo

MACET: Truk box yang ditabrak bus dari belakang di jalan raya Malasan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sebuah bus terlibat kecelakaan dengan dua kendaraan lain di jalan raya Malasan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (4/8/2020).

Kecelakaan yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB itu bermula saat bus Ladju bernopol N 7027 UW yang dikendarai oleh Nurul Bastian 32, melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampai di lokasi warga Desa Bangorejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi itu berusaha mendahului kendaraan lainnya yang berjalan searah dengannya. Namun nahas, dalam waktu yang bersamaan, datang kendaraan lain dari arah yang berlawanan.

Baca Juga : Adu Moncong Motor vs Motor, Pria Asal Probolinggo Tewas di Tempat

Akibatnya, sopir bus Ladju itu memaksakan diri masuk ke samping kiri dan langsung menabrak bagian belakang truck box bernopol N 8594 RE. Alhasil truk yang dikemudikan oleh Marzuki, 45, kelurahan Bremi, Kecamatan Sukabumi, Kota Probolinggo itu terdorong ke depan. Truk Marzuki kemudian menabrak bagian belakang truck bak terbuka bernopol P 9554 UY yang dikendarai Vevi Andrianto, 44. Truk yang dikemudikan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang itu, berjalan searah dengan bus dan truk yang menabraknya.

Baca Juga : Oleng dan Terobos Median Jalan, Anggota Kodim 0828 Sampang Tewas Kecelakaan

"Sewaktu bus itu mendahului terjadi kres dan memaksakan masuk ke kiri/ masuk ke jalurnya dan menabrak truk box. Lalu truk box menabrak truk yang di depannya," ungkap Iptu I Nyoman Harajasa, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja Marzuki, sopir box mengalami luka ringan, lalu dirawat di puskesmas setempat dan langsung diperbolehkan pulang.

Sementara itu kendaraan yang terlibat langsung diamankan oleh pihak kepolisian setempat. "Korbannya Marzuki luka ringan dan rawan jalan. Karena itu ia diperbolehkan pulang," tandas Nyoman. (zr/hvn)