Tiga Remaja Paiton Meninggal setelah Motornya Masuk Kolong Truk Gandeng

Hilal Lahan Amrullah
Wednesday, 11 Feb 2026 05:47 WIB

OLAH TKP: Sejumlah Petugas Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tiga remaja warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo bernasib tragis. Ketiganya meninggal dunia usai sepeda motornya terjatuh hingga masuk kolong truk gandeng di Jalan Raya Pantura Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Selasa (10/2/2026) pukul 16.40.
Tiga remaja tersebut adalah Muhammad Hairunnasihin (13), Dimas Martin Pratama (16), dan Anggi Septian Nugraha (15). Ketiganya sama-sama warga Dusun Sekar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton.
Mereka berboncengan di atas sepeda motor Honda Scoopy N 2584 NE. Muhammad Hairunnasihin pegang kemudi. Motor ini melaju dari arah timur ke barat. "Berboncengan tiga, tanpa menggunakan helm," terang Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga terlalu kekanan saat mendahului truk gandeng Hino nomor polisi P-9289-UQ. Truk gandeng yang dikemudikan Abdul Mutalib, 48, warga Dusun Banyuputih, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi ini sama melaju dari arah timur ke barat. "(Truk gandeng, red) searah di depannya," ungkap Ipda Aditya.
Saat mendahului truk gandeng, motor yang dikendarai tiga remaja itu bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Senggolan itu membuat motor yang dikendarai tiga remaja tersebut oleng hingga jatuh ke arah kiri dan masuk kolong truk gandeng. Tiga remaja yang berboncengan motor itu meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Jenazah para korban selanjutnya dilakukan pemulasaraan di RS Rizani Paiton. Sedangkan barang bukti kendaraan yang terlibat kami amankan di Pos Lantas Sumberlele," tegas Ipda Aditya. (hla/why)


Share to
 (lp).jpg)



