Bus Serobot Jalur di Jalur Pantura Rejoso Pasuruan, Pemotor Tewas Kena Sasak

Amal Taufik
Wednesday, 31 Dec 2025 20:19 WIB

TKP: Polisi saat olah TKP kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Rejoso, Desa Kemantrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/12/2025) pagi.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Rejoso, Desa Kemantrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/12/2025) pagi. Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan depan dengan sebuah bus.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. Korban diketahui bernama Moch. Aril Maulana (20), warga Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Ia meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka berat di hampir seluruh bagian tubuh.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Zulkifli, menjelaskan kecelakaan bermula saat sebuah bus Hino bernomor polisi L-7259-UB melaju dari arah timur ke barat. “Bus mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan, namun tidak memiliki jarak pandang yang cukup dan ruang gerak yang aman,” kata Zulkifli saat dikonfirmasi.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda bernomor polisi P-2598-DQ yang dikendarai korban. Tabrakan depan pun tak terhindarkan.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius berupa patah tulang di kedua tangan dan kaki, luka robek, pendarahan di hidung dan telinga, serta memar di kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.
Sementara itu, pengemudi bus bernama Joko Harianto (42), warga Kota Probolinggo, dilaporkan tidak mengalami luka. Kendaraan bus mengalami kerusakan pada bagian lampu dan bumper depan dengan taksiran kerugian sekitar Rp 1,5 juta. Sedangkan sepeda motor korban rusak cukup parah dengan estimasi kerugian Rp 2 juta.
“Seluruh dokumen pengemudi bus lengkap, namun penyebab kecelakaan masih kami dalami. Dugaan awal karena kelalaian saat mendahului kendaraan lain,” jelas Zulkifli. (pik/why)





Share to
 (lp).jpg)



