Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-06 21:34:17

Bocah Kelas 1 SD di Jember Meninggal, Diduga Dianiaya Ibu Kandungnya

TEGA: Anggota Inafis Polres Jember melakukan olah TKP di rumah korban. Saat diperiksa Polsek Sumberbaru, ibu korban mengakui bahwa ia telah menganiaya anaknya. Kini, kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Seorang bocah berinisial SR, usia 6 tahun, warga Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, meninggal dunia pada Selasa (4/1/2022), sekitar pukul 02.30 WIB. Dari hasil penyelidikan Polsek Sumberbaru, korban diduga tewas akibat dianiaya ibu kandungnya berinisial IR, 31.

Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru, Aiptu Yudi Susanto mengatakan, bocah yang duduk di bangku kelas 1 SD itu sebelum meninggal mengalami sakit selama kurang lebih satu minggu.

Baca Juga : Pelaku Pemukulan Wartawan di Banyuwangi Dibekuk

Tak lama kemudian, SR meninggal dunia di rumahnya. Keluarga dan tetangga pun memakamkan SR di tempat pemakaman umum setempat.

Baca Juga : Polisi Ringkus Seorang DPO Kasus Penganiayaan Tetangganya

Akan tetapi, tetangga sekitar menaruh curiga setelah melihat kondisi jenazah yang penuh dengan luka lebam. Para tetangga pun menduga korban meninggal akibat penganiayaan. “Warga melaporkan ke Polsek Sumberbaru,” kata Susanto, Kamis (6/1/2022).

Dari laporan itu, polisi kemudian mendatangi rumah duka. Polisi selanjutnya meminta keterangan terhadap IR, ibu SR. “Kami periksa di mapolsek untuk proses penyelidikan," katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap IR dan sejumlah saksi lainnya, IR mengakui bahwa dirinya memukul anak kandungnya itu. “Emosi, karena korban sering buang air di celana,” ujarnya.

Susanto menyampaikan, pihak sekolah juga sempat menanyakan kepada SR terkait luka lebam yang dialaminya. "Korban menjawab habis dipukul oleh ibunya," tutur Susanto.

Diketahui, saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jember. "Kami hanya menangani pada tahap awal saja " katanya. (bp/don)