Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-01 22:01:13

Bupati Hendy Resmikan J-Kopi, Aplikasi Sapu Jagat Wujudkan Smart City

SAPU JAGAT: Bupati Jember hendy Siswanto meluncurkan aplikasi J-Kopi. Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh aplikasi yang telah diluncurkan sebelumnya. Dengan aplikasi tersebut, diharapkan pelayanan publik melalui digtal lebih optimal.

TADATODAYS.COM, JEMBER - Dalam rangka mewujudkan misi kota pintar (smart city)  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember meluncurkan aplikasi Jember Kota Pintar atau J-Kopi, Rabu (1/6/2022). Aplikasi tersehut menampilkan banyak fitur pelayanan digital yang dimiliki Pemkab Jember.

J-Kopi yang disebut sbagai aplikasi sapu jagat yang diunduh melalui playstore tersebut, merupakan piranti lunak yang didesain Diskominfo sebagai wadah untuk mengintegraskan aplikasi-aplikasi sebelumnya. Yakni yang dimiliki seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Baca Juga : Resmikan J-KLAB, Bupati: Lahirlah Seniman Hebat di Jember

Kepala Diskominfo Jember Bobby A. Sandy menjelaskan, aplikasi J-Kopi bertujuan untuk mensinergikan pelayanan berbasis digital yang dimiliki oleh masing-masing OPD. Di dalamnya, kata Bobby, terdapat berbagai macam fitur yang akan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan berbasis digital.

Baca Juga : Diskominfo Jember Pindah Kantor, Fasilitasi Media Center untuk Wartawan

Di antaranya, fitur informasi event yang ada di Jember, fitur berita program dan kegiatan Pemkab Jember, fitur penghubung ke digital entrepreneur, dan kemudian juga fitur yang akan menghubungkan ke aplikasi pelayanan OPD. Melalui fitur penghubung tersebut, seluruh aplikasi yang telah diluncurkan sebelumnya dapat dengan mudah diakses.

“Aplikasi-aplikasi yang telah dilaunching sebelumnya bisa diakses di J-Kopi. Misal J-Mbako milik Bapenda, kemudian Shopertan milik Dinas Pertanian juga bisa diakses dari sini,” katanya.

Tak hanya fitur-fitur pasif, di dalam aplikasi J-Kopi juga terdapat fitur interaktif yang disebut fitur pengaduan. Yakni, sebuah fitur yang disediakan khusus untuk masyarakat Jember ketika ada persoalan atau pelayanan yang kurang maksimal. Masyarakat pun dapat melapor secara langsung melalui aplikasi tersebut.

Menariknya, fitur pengaduan tersebut juga terhubung ke provinsi dan kementerian. Jika dalam waktu sepekan tidak mendapatkan respons pelayanan, maka secara otomatis akan muncul notifikasi “Pelayanan Kurang Maksimal”. Nantinya dapat diketahui bagaimana kinerja pegawai di lintas OPD yang ada di Kabupaten Jember. Terutama OPD pelayanan.

PAPARAN: Kepala Diskominfo Jember Bobby A. Sandy menjelaskan aplikasi J-Kopi memiliki berbagai macam fitur yang akan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan berbasis digital.

Bobby menambahkan, untuk bisa mengakses layanan aplikasi J-Kopi, masyarakat hanya perlu mengunduh di playstore dengan keyword “Jember Kota Pintar”. Kemudian login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) masing-masing.

Pihaknya menyebut, aplikasi yang digagas oleh OPD merupakan wadah besar untuk menuju misi Jember sebagai smartcity. “Pada prinsipnya kami (Diskominfo, Red) memberi fasilitas untuk mewujukan misi smartcity,” katanya.

Terpisah, Bupati Jember  Hendy Siswanto mengingatkan agar Diskominfo benar-benar menyiapkan operator yang handal dan juga loyal. Bila perlu, kata Hendy,  operator yang bertugas diikutkan diklat di Bangkesbangpol agar memiliki jiwa bela negara yang baik.

Menurut Hendy, pelayanan berbasis digital memerlukan proteksi yang ektra lantaran berkenaan dengan keamanan data. Karenanya, menyiapkan kualitas operator penting untuk dilakukan. “Membuat satu aplikasi tidak terlalu sulit, tapi menjaga kontinuitas pelayanan itu yang perlu kesungguhan,” tegasnya. (*/as/sp)