Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-10 18:08:56

Bus Rombongan Rekreasi Guru Probolinggo Kecelakaan di Wonosobo

SELAMAT: Rombongan guru dari Probolinggo singgah di rumah makan, beberapa jam setelah kejadian.

PROBOLINGGO, TADATODAYS. COM - Bus rombongan guru dari Probolinggo dalam rangka rekreasi pribadi menuju ke Dieng, mengalami kecelakaan di Wonosobo pada Sabtu (10/9/2022) pukul 02.00. Patut disyukuri, hampir semua orang dalam rombongan guru dari Probolinggo itu selamat, kecuali satu orang penumpang yang mengalami luka berat.

Penumpang yang luka berat itu atas nama Galih Setiawan, 36, warga Jl Mayjend Haryono Kota Probolinggo. Ia mengalami luka berat di kepala, hingga dirawat di RS PKU Muhammadiyah,  Wonosobo.

Baca Juga : Remaja asal Pasuruan Meninggal dalam Tabrak Lari di Gending

Berdasar informasi yang dihimpun tadatodays.com, rekreasi rombongan guru dan keluarga itu menggunakan bus RPM Trans nopol N-7944 US. Bus wisata itu dikemudikan oleh Hardiyatna Adhita, 34, warga  Leces.

Baca Juga : Usai Sosialisasi di Sumber, Mobil Rombongan KPU Probolinggo Terperosok

Sekitar pukul dua dini hari, bus tersebut mengalami kecelakaan di Jl. Wonosobo-Parakan Turut, Simpang Empat Pasar Kertek Kelurahan/Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Bus berpenumpang kurang lebih 39 orang itu diduga mengalami rem blong.

Saat menyusuri Jl. Wonosobo-Parakan yang dua arus, bus melaju tak terkendali. Sehingga bus menabrak mobil pikap nopol AA-8948 YF yang melaju dari arah berlawanan.

Tak hanya itu, bus wisata itu masih melaju dan membentur sebuah mobil Innova. Tak sampai  disitu, bus tersebut juga membentur sebuah mobil Nissan Livina, pikap L-300 dan juga sebuah tugu. Ada 6 orang yang disebutkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Salah satu sekolah yang turut dalam rombongan tersebut ialah SMAN 4 Kota Probolinggo.

Eko Marta, guru seni budaya di SMAN 4 Kota Probolinggo mengatakan, semua guru yang ikut rekreasi itu, juga termasuk kepala sekolah SMAN 4, dalam keadaan selamat. " Alhamdulillah semua selamat," ucapnya melalui sambungan telepon, Sabtu (10/9/2022) sore.

Menurut Eko, rombongan guru itu berangkat pada Jumat (9/9/2022) sore. Mereka pergi rekreasi. Selain SMAN 4, ada juga beberapa sekolah di Kota Probolinggo yang ikut serta. Agenda ini memang menjadi agenda pribadi. Beberapa dari guru juga turut membawa keluarganya. "Kami memang ada agenda travel, rekreasi gitu. Jadi ke Jateng itu karena liburan," jelas Eko yang  tidak ikut dalam rombongan itu.

Menurut Eko, dirinya mendapat kiriman video dari salah satu rekannya, beberapa jam setelah kejadian. Mereka sedang beristirahat di sebuah rumah makan. Eko menambahkan, rombongan guru itu sudah dalam perjalanan pulang menuju Kota Probolinggo. "Mungkin nanti malam sudah pulang," tuturnya. (alv/why)