Celengan Koin Nenek di Pasuruan Dicuri, Isinya Uang Rp 3 Juta untuk Selamatan Seribu Hari Anaknya

Amal Taufik
Sabtu, 17 Jan 2026 11:26 WIB

KEHILANGAN: Tumini duduk di depan toko kelontongnya.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Tumini (77), nenek pemilik warung kelontong di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, diliputi kesedihan. Uang tabungannya dicuri orang yang berpura-pura menjadi pembeli.
Peristiwa itu terjadi saat dua terduga pelaku datang ke warung Tumini, Sabtu (17/1/2025) pagi. Salah satu terduga pelaku mengajak korban berbincang cukup lama, menanyakan kondisi ekonomi dan usaha warung. Di saat bersamaan, terduga lainnya berpamitan untuk menumpang ke kamar mandi.
.png)
PELAKU: Terduga pelaku terekam kamera CCTV.
Usai kedua perempuan tersebut pergi, Tumini baru menyadari uang tabungan yang disimpannya di dalam kaleng biskuit telah hilang. Isinya sekitar Rp 3 juta. Uang tersebut sengaja dikumpulkan untuk biaya selamatan seribu hari wafat anaknya yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Itu uangnya mau saya pakai selamatan anak saya. Sedikit-sedikit saya kumpulkan dari jualan. Rencananya selamatan akan dilakukan setelah lebaran,” ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu Tumini melapor ke Polsek Purworejo. Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.
Kanit Reskrim Polsek Purworejo, Ipda Hasanuddin, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia menyebut pihaknya tengah mengumpulkan keterangan korban dan saksi guna mengungkap pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan korban serta saksi di sekitar lokasi,” kata Hasanuddin.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya lansia, agar lebih waspada terhadap orang asing yang datang dengan alasan menawarkan bantuan atau mengajak mengobrol lama. Modus pengalihan perhatian semacam ini kerap digunakan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)