Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-17 23:43:19

Desa Sidomulyo Siapkan 115 Beasiswa Yatim Piatu Tahun Ajaran 2022/2023

PEDULI: Kades Sidomulyo Kamiludin menginisiasi pemberian bantuan berupa beasiswa pada ratusan anak yatim piatu di desanya. Program itu diberikan sebagai bentuk kepedulian pada kelanjutan pendidikan pada anak-anak didesanya.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember menyiapkan beasiswa untuk 115 anak yatim dan piatu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak yatim dan piatu.

Kepala Desa Sidomulyo Kamiludin menjelaskan bahwa beasiswa itu diberikan kepada pelajar dari tingkatan PAUD, TK, SD, SMP, SMA sederajat. Pemberian beasiswa yatim dan piatu itu dianggarkan melalui dana hasil dari lelang terbuka sewa tanah kas desa yang telah dilakukan pada 25-31 Januari 2022.

Baca Juga : Pemkab Jember Fasilitasi 30 Motor untuk Pengawas Pendidikan

Beasiswa yatim dan piatu tersebut akan di berikan pada tahun ajaran baru 2022/2023 mendatang sekitar bulan Juli.  Terkait nominal, Kamiludin mengatakan bahwa dirinya tidak memberikan uang pada penerima beasiswa, tapi memberikan jaminan dalam melaksanakan pendidikan.

Baca Juga : Studi Tiru Program Desa Digital, Pemdesa Bunutin Bali Kunjungi Desa Sidomulyo

“Saya tidak memberikan uang, tapi saya jamin pendidikannya,” katanya pada tadatodays.com, Kamis (17/3/2022). Tanah kas desa yang disewakan tersebut seluas 10,5 hektare dengan harga sewa Rp 212 Juta. “Harga sewa tanah ini yang terbesar dalam sejarah. Empat kali lipat lebih besar dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Nantinya, beasiswa tersebut akan langsung dialokasikan pada sekolah tempat anak yatim piatu menempuh pendidikan. Jika masih terdapat sisa dari jumlah beasiswa, maka akan dialokasikan untuk biaya yatim pra sekolah untuk menjamin gizi dan makanannya.

Tak hanya beasiswa, pihaknya juga akan memberikan bingkisan berupa baju untuk hari raya bagi anak yatim piatu. Bingkisan itu akan diberikan secara masal pada 115 anak yatim dan piatu tersebut. “Dari Rp 212 juta itu, 50 persen untuk beasiswa, 25 persen untuk jaminan baju lebaran, dan 25 persen untuk investasi KUD,” katanya. (*/bp/sp)