Iqbal Al Fardi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-05 18:47:58

Di-PHK, Karyawan PT PMP Wadul Pesangon ke Disnaker Jember

WADUL DISNAKER: Karyawan PT PMP mendatangi Disnaker Kabupaten Jember untuk melaporkan PHK atas dirinya, Senin (5/9/2022).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Ratusan karyawan PT Penyelesaian Masalah Propery (PMP) di-PHK sepihak pada Rabu (31/8/2022) lalu. Belasan orang di antaranya kemudian mendatangi dan mengadukan nasibnya ke Disnaker Kabupaten Jember, Senin (5/9/2022).

Belasan karyawan perempuan PT PMP itu datang di kantor Disnaker sekitar pukul 14.00. Mereka menyatakan di-PHK sepihak oleh perusahaan yang bergerak di produksi cerutu itu.

Baca Juga : 15 Karyawan SPBU Ketapang Di-PHK, Wadul Dewan

Emi Sumartini, salah satu karyawan yang di-PHK, mengaku dirinya mulanya dipanggil karena ada sosialisasi. Namun, ternyata mendapatkan PHK mendadak. “Sebanyak 63 orang (divisi yang sama dengan Emi, red) bersama saya juga dipanggil untuk sosialisasi. Ternyata di-PHK,” ujar Emi yang mengaku sudah bekerja selama 19 tahun.

Menurut Emi, ia dan karyawan tetap lainnya hanya mendapatkan pesangon sebesar Rp 5 juta rupiah. Sedangkan, karyawan kontrak mendapat pesangon sebesar Rp 13 juta. “Kami sebagai karyawan tetap hanya mendapatkan pesangon Rp 5 juta. Namun, karyawan kontrak malah mendapat Rp 13 juta,” jelasnya.

Anita, karyawan lainnya yang juga di-PHK, mengatakan bahwa tuntutan mereka ialah tentang kesenjangan pesangon. “Kami di sini untuk menuntuk pesangon tadi, yang tidak adil,” jelasnya.

Mendapat pengaduan ini, Kepala Disnaker Bambang Rudianto menjelaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak PT PMP untuk didengar penjelasannya dalam hal ini. “Kami akan segera memanggil salah satu pihak PT PMP untuk kami dengarkan informasi PHK itu lebih lanjut,” katanya.

Kadisnaker Bambang menyatakan, pihaknya akan mengadakan pelatihan bagi karyawan yang mendapatkan PHK. “Kami akan memberikan pelatihan pada karyawan yang mendapatkan PHK sebagai bentuk solusi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih belum mengetahui pasti jumlah karyawan yang mendapatkan PHK. “Kami masih belum paham pasti jumlahnya. Namun, menurut informasi yang kami dapatkan berjumlah ratusan karyawan,” katanya. (iaf/why)