Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-20 15:49:47

Diajak Penonton Foto Bareng, Rasa Lelah Peserta Pawai Terobati

PERHATIAN: Elmira Madhita Zahra, salah satu peserta pawai budaya di Kraksaan Kabupaten Probolinggo diajak foto bareng penonton.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Probolinggo menggelar festival pawai budaya di Kota Kraksaan, Sabtu (20/8/2022). Warga sangat antusias menonton pawai yang dihelat dalam rangkaian peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI tersebut. Bahkan tidak sedikit warga menghentikan beberapa peserta demi bisa berfoto bareng. 

Sekitar pukul 08.00 WIB sebanyak 49 peserta yang mengusung berbagai tema, dilepas satu persatu. Mereka di berangkatkan mulai depan kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo atau sebelah utara RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Selanjutnya, para peserta berpawai berhenti di Sasana Krida Kraksaan.

Baca Juga : Bappeda Litbang Kota Probolinggo dalam Hadipro ke-663; Gelar Produk Anvapro dan Mengangkat Tradisi Bibibi

Elmira Madhita Zahra, salah seorang peserta, mengaku senang bisa mengikuti pawai budaya ini. Menurutnya, pawai tersebut belum tentu bisa diadakan tahun depan, sehingga dirinya berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan penampilan terbaiknya.

Baca Juga : Bappeda Litbang Kota Probolinggo dalam Hadipro ke-663; Gelar Produk Anvapro dan Angkat Tradisi Bibibi

Meski harus memikul beban hiasan sebagai pelengkap pakaiannya seberat 20 kilogram, Zahra mengaku tidak merasa capai. Itu karena banyak warga yang memberi semangat dan banyak pula yang meminta foto dengannya. "Alhamdulilah sampai finish dan senang," kata peserta dari kontingen asal MTsN 1 Probolinggo itu.

Sementara, koordinator seksi acara kontingen MTsN 1 Probolinggo Siti Munawaroh mengatakan,  konsep atau tema yang saat ini dipakai tentang semangat dan sifat untuk menjadi para pejuang.  Karena itu ditampilkan beberapa sosok yang sifat dan daya juangnya tidak diragukan lagi. Di antaranya, pakaian yang melambangkan sosok Bisma dan para prajuritnya.

Dari tema ini diharapkan, anak-anak generasi bangsa bisa memiliki semangat juang untuk membela NKRI. "Mengingatkan bagaimana para pejuang dahulu yang rela mati," ucapnya.

Sementara, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan bahwa pawa ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Itu dilakukan agar masyarakat dapat relaksasi setelah tahun kemarin tidak bisa melaksanakan pawai karena pandemi.

Timbul mengatakan, masyarakat sangat antusias dalam acara tersebut, tidak sedikit juga yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan. Para peserta memakai pakaian adat seluruh Nusantara. "Kalau pakaian saya pakai adat Gorontalo," ujarnya.

Dari pantauan tadatodays.com, pada pukul 14.00 WIB para peserta secara satu persatu memasuki garis finish. Perjalanan terkesan lambat karena dalam perjalanan terjadi kemacetan, dampak banyaknya penonton yang masuk ke area jalan pawai. (zr/why)