Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-07 21:51:48

Diduga Surat Status Covid-19 Palsu, Warga Geruduk Rumah Sakit Bina Sehat

PROTES: Warga mendatangi RS Bina Sehat Jember untuk menanyakan keabsahan surat covid-19. Mereka menilai surat tersebut banyak kejanggalan.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Ratusan warga Jalan Gajah Mada 19, Lingkungan Condro, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, geruduk Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember pada, Jumat (7/8/2020).

Kedatangan mereka itu, untuk meminta keterangan pihak rumah sakit, perihal kebenaran surat kesehatan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan pasien atasnama Rosidi, 61, meninggal karena positif covid-19.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

Di dalam surat tertulis data lengkap Rosidi, dan ditulis kronologi pengambilan sempel swab nasofaring pada tanggal 2 Agustus 2020. Selanjutnya hasil pemeriksaan pada tanggal 6 Agustus 2020 dinyatakan positif.

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

“Kalau bapak saya positif harusnya ada tracking dari pihak rumah sakit. Ini nggak ada kan?” kata Ahamad Syahid anak almarhum Rosidi. Pria yang akrab disapa Syahid itu menilai, surat tersebut palsu. Lantaran pada surat yang diserahkan oleh pihak rumah sakit tidak tertera nomor register.

Lebih lanjut ia mengatakan, di dalam surat yang bertandatangan atas nama verifikasi Yeni Dwi A. Amd.AK, tidak disebutkan jabatan yang jelas. “Ayah saya ini selama dua tahun terahir sakitnya jantung, lah tiba-tiba divonis covid,” katanya.

Untuk memastikan kebenaran surat tersebut, sebelumnya pihak keluarga berniat membongkar makam Rosidi yang telah dimakamkan pada 2 Agustus 2020 lalu, untuk kemudian dilakukankan otopsi. Namun, niat itu berhasil dicegah oleh Satreskrim Polsek Kaliwates.

Masa yang sejak pukul 12.00 WIB berkumpul di pemakaman Kaliwates, bersiap membongkar makam, akhirnya diarahkan menuju Rumah Sakit Bina Sehat untuk meminta keterangan pihak rumah sakit.

Sontak kedatangan ratusan massa itu menjadi pusat perhatian pengunjung rumah sakit. Setelah menunggu kurang lebih 1,5 jam sekitar pukul 13.30 WIB, Kapolsek Kaliwates AKP Edi Sudarto menfasilitasi pertemuan kedua belah pihak.

Pertemuan kedua belah pihak berlangsung secara tertutup. Dari pantauan tadatodays.com di lokasi, masa dari pihak keluarga masih menunggu di lokasi hingga pukul 15.00 WIB. (as/sp)