Febri Wiantono


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-03 22:23:16

Disaksikan Gubernur Jatim, Bupati Ipuk Sampaikan Program Prioritas Pembangunan Banyuwangi

SERTIJAB: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat menandatangani dokumen sertijab dari Plh Mujiono ke Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Serah terima jabatan (sertijab) dari Plh Bupati Banyuwangi Mujiono ke Bupati Banyuwangi terpilih Ipuk Fiestiandani, digelar pada Selasa (2/3/2021) malam kemarin, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi. Sertijab itu  dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyampaikan harapan agar bupati terpilih mampu menjalankan amanah dalam menjalankan pembangunan, baik di bidang infrastruktur maupun sumber daya manusia. "Dan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat," kata Made saat memimpin paripurna.

Baca Juga : Soal Larangan Mudik, Kapolda dan Bupati Cek Pelabuhan Ketapang

Usai sertijab, Ipuk Fiestiandani menyampaikan program kerja ke depan sebagai Bupati Banyuwangi bersama Wakilnya H. Sugirah. Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 9 prioritas yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga : Soal Larangan Mudik, Kapolda-Bupati Cek Pelabuhan Ketapang

Seperti, pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 melalui melalui program padat karya berbasis desa. Program tersebut yakni optimalisasi penggunaan dana desa, alokasi dana desa, dan APBD dengan kedekatan mindset serta pelatihan kewirausahaan untuk melahirkan 1.000 pengusaha baru per tahunnya.

Ipuk melanjutkan, langkah penting lainnya yakni peningkatan akses dan kualitas pendidikan untuk mewujudkan SDM unggul melalui program peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur pendidikan dasar, serta seribu beasiswa kuliah bagi anak muda, santri, anak yatim, warga kurang mampu, dan atlet berprestasi setiap tahunnya.

Di bidang kesehatan, yakni peningkatan akses dan kualitas kesehatan yang berorientasi pada langkah preventif. Di antaranya, program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, posyandu dan polindes. "Serta peningkatan kesehatan berbasis keluarga," jelasnya.

Prioritas selanjutnya yakni penguatan produktivitas pertanian dan perikanan, penguatan sektor UMKM dan pariwisata, percepatan pemerataan infrastruktur dengan memperhatikan daya dukung lingkungan, serta pemantapan ekosistem sosial hingga keagamaan dan kerukunan warga.

Menurut Ipuk, program-program tersebut sesuai dengan visinya bersama Wabup Sugirah untuk mewujudkan Banyuwangi semakin maju, sejahtera dan berkah.  Maka kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama," ujarnya.

Sementara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi untuk terus menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, pandemi Covid-19 menyebabkan angka kemiskinan di Indonesia, termasuk Banyuwangi yang mengalami kenaikan. Tapi, menurutnya, angka kemiskinan di Banyuwangi masih jauh di bawah rata-rata Jawa Timur.

Karena itu, bagi Khofifah, penting baginya untuk mengintervensi daerah agar Jatim bisa kembali seperti tahun 2019, sehingga angka kemiskinannya bisa lebih diturunkan. "Termasuk angka stunting, serta kematian ibu dan bayi agar terus diturunkan," kata Khofifah. (peb/don)