Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-15 15:03:52

Dishub Jember Klaim Volume Kendaraan Turun 43 Persen Selama PPKM Darurat

LALU LINTAS: Dinas Perhubungan Jember mengklaim volume kendaraan di kawasan kota turun 43 persen selama PPKM Darurat. Salah satunya di Jalan Jawa.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember mengklaim volume kendaraan mengalami penurunan hingga 43 persen selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Plt Kepala Dishub Jember Siswanto mengatakan, data itu didapatkan melalui perhitungan satuan mobil penumpang (SMP) setiap jam atau SMP/Jam.

Baca Juga : Penerapan PPKM Berpotensi Timbulkan PHK Besar-besaran di Banyuwangi

Siswanto menyampaikan, sejumlah ruas jalan dalam kota seperti Jalan Jawa, Jalan Samanhudi, Trunojoyo, Hos Cokro Aminoto, dan KH. Shiddiq dan jalan dalam kota lainya mengalami penurunan jumlah kendaraan yang melintas jika dibandingkan dengan hari biasanya. "Penurunan volume kendaraan 43 persen jika dibading sebelum PPKM darurat," katanya saat dikonfirmasi tadatodays.com, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga : Klaim PPKM Berhasil, Angka BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jember Turun Jadi 75 Persen

Pihaknya menyebutkan, secara rinci perhitungan SMP/jam arus kendaraan di Jalan Samanhudi tercatat mengalami penurunan paling tinggi di antara jalan lainnya.

Dimana sebelum PPKM Darurat, sebanyak 3576 SMP/jam yang melintas dan saat ini hanya sebanyak 1787 SMP/jam. Sementara, untuk ruas Jalan Hos Cokro Aminoto kendaraan yang melintas sebelum PPKM Darurat perjamnya mencpai 3627 dan kini menjadi 2176 SMP/jam dibjam sibuk berdasarkan SMP per jamnya.

Sedangkan di Jalan Trunojoyo sebelumnya 3721 SMP/jam menjadi 2421 SMP/jam. "Perhitungan volume kendaraan itu hari ini pukul 13.00 WIB," ujarnya.

Siswanto menambahkan, jumlah volume kendaraan di ruas jalan kota Jember diperkirakan lebih menurun saat malam hari. Khususnya saat penerangan jalan umum (PJU) dipadamkan. Diperkirakan penurunannya lebih dari 50 persen. (as/don)