Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-18 15:30:37

Dispendukcapil Jember Buka Layanan Pengurusan Admindukcapil secara On The Spot

EFISIEN: Warga Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, memanfaatkan layanan on the spot yang dibuka oleh Dispendukcapil Kabupaten Jember. Dengan begitu, warga tidak lagi mengantre terlalu lama jika mengurus dokumen admindukcapil di kantor Dispendukcapil.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dalam rangka peningkatan cangkupan dokumen admindukcapil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember menggelar kegiatan pelayanan admindukcapil secara on the spot (OTS) di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Kamis, (17/3/2022).

Kepala Dispendukcapil Jember Isnaini Dwi Susanti mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk peningkatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat yang berada di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru. "Demi terwujudnya kepemilikan dokumen adminduk bagi masyarakat, Dispendukcapil Jember turun langsung ke Desa Karangbayat," kata Susanti, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga : Studi Tiru Program Desa Digital, Pemdesa Bunutin Bali Kunjungi Desa Sidomulyo

Susanti mengatakan, layanan langsung di lokasi ini terbukti efisien dalam membantu banyaknya pemohon di kantor Dispendukcapil Jember. "Karena pengurusan langsung dilakukan di lokasi tempat tinggal masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Bupati Hendy Resmi Berangkatkan Mudik Gratis dari Jember ke Madura

Saat membuka layanan di Desa Karangbayat, Dispendukcapil menerima total 595 dokumen dari para pemohon. Mulai dari pengurusan E-KTP sebanyak 99 dokumen, KK 200 dokumen, akta kelahiran 239 dokumen, akta revisi 3 dokumen, KIA 2 dokumen dan perekaman sebanyak 52 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Dispendukcapil Jember juga membagikan brosur terkait pentingnya dokumen admindukcapil bagi warga. Brosur itu dibagikan oleh beberapa Sales Promotion Girl (SPG).

Lalu, bagaimana terkait biaya pengurusan admindukcapil tersebut? Susanti memastikan bahwa masyarakat tak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. “Gratis,” katanya. (bp/don)