Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-18 09:46:19

Dispendukcapil Jember Luncurkan Aplikasi J-Lahbako untuk Mudahkan Pelayanan Adminduk

MEMUDAHKAN: Dispendukcapil Kabupaten jember meluncurkan aplikasi J-Labahko. Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan pengurusan adminduk dengan cukup melalui email atau datang langsung ke kantor desa domisili.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Jember Layanan Harian Buat Administrasi Kependudukan Orang Jember (J-Lahbako) tingkat desa dan kelurahan, resmi diluncurkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember. Aplikasi tersebut diharapkan semakin memudahkan pengurusan adminduk bagi warga Jember.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Yhoni Restian mengatakan, sedikitnya 77 desa di Kabupaten Jember saat ini sudah bisa melakukan pencetakan dokumen kependudukan sendiri. J-Lahbako sendiri sudah mulai di inisiasi sejak tahun 2020 dengan mencangkup 31 Kecamatan yang ada di Kabupaten Jember.

Baca Juga : Studi Tiru Program Desa Digital, Pemdesa Bunutin Bali Kunjungi Desa Sidomulyo

Pada bulan Agustus 2021, sebanyak 248 kepala desa sudah dikumpulkan di Hotel Royal untuk melakukan sosialisasi mengenai aplikasi J-Lahbako. Operator aplikasi sudah ditunjuk oleh Dispendukcapil. Sehingga pada 14 Februari 2022 J-Lahbako sudah dilaunching di Kantor Desa Kemuning Kidul Jenggawah.

Baca Juga : Bupati Hendy Resmi Berangkatkan Mudik Gratis dari Jember ke Madura

“Setelah launching, operator yang sudah ditugaskan sudah dapat melakukan percetakan KK dan akta kelahiran secara mandiri. Dengan adanya J-Lahbako ini, masyarakat tidak perlu datang ke kantor Dispenduk untuk melakukan cetak KK dan Akta Kelahiran. Hanya melalui email atau datang langsung ke desa, sudah dapat melakukan pencetakan,” katanya, Rabu (16/02/2022).

Namun, untuk saat ini Yhoni -sapaan akrabnya- mengatakan, pihaknya belum dapat melakukan pencetakan e-KTP dan KIA karena hanya boleh dilakukan oleh petugas yang ada di kecamatan.

Selain itu, aplikasi tersebut belum meng-cover seluruh desa. Baru 77 Desa yang sudah dapat mengoprasikan aplikasi ini. Nantinya, Dispendukcapil akan kembali menyosialisasikan ke desa-desa mengenai aplikasi J-Lahbako secara serentak. (*/as/sp)