Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-08 16:04:37

Dispendukcapil Mencatat 49 Persen Anak di Jember Belum Miliki Kartu Identitas Anak

ANAK: Kepala Dispendukcapil Isnaini Dwi Susanti, menyebutkan bahwa masih banyak anak di Jember yang belum memiliki KIA.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember, mencatat sebanyak 49 persen anak usia di bawah 17 tahun di Kabupaten Jember belum memiliki KIA atau Kartu Identitas Anak.

Kepala Dispendukcapil Jember Isnaini Dwi Susanti, saat dikonfirmasi, Senin (8/11/2021) siang mengatakan, angka ketercapaian pengurusan dokumen KIA sebagai administrasi kependudukan (adminduk) akan segera diselesaikan.

Baca Juga : Dispendukcapil Kota Probolinggo Menyosialisasikan Program Adminduk Cetak dari Rumah

Program percepatan pencatatan adminduk tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui sistem pencatatan kolaborasi dengan menggandeng organisasi perangkat daerah (OPD) lain.  Di antaranya, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Pemuda dan Olahraga," katanya.

Baca Juga : Dispendukcapil Kota Probolinggo Sosialisasikan Program Adminduk Cetak dari Rumah

Pejabat yang akrab disapa Santi itu melanjutkan, secara teknis dalam pencatatan KIA juga akan berkordinasi dengan pihak sekolah dan perangkat desa untuk mempercepat pelayanan adminduk di masyarakat, pada tahap lanjut Dispendukcapil juga akan melibatkan Karang Taruna. "Kita akan libatkan karang taruna dalam proses pendataan, agar mereka aktif," ujarnya.

Santi menambahkan, proses pencatatan adminduk lainya seperti akte kelahiran dan kartu tanda penduduk (KTP) telah memenuhi target. Dimana akte kelahiran sudah mencapai 100,2 persen. Hal tersebut, menurutnya telah melebihi target nasional yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Sementara,  data kepemilikan KTP dari 2,567 juta warga Jember pada semester 1 masih kurang 1.000 orang. "Masih akan bertambah. Jika ada anak baru berumur 17 tahun, di bulan Juli hingga Desember,"  terangnya.

Terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto menambahkan, pada tahun 2022 mendatang Pemkab Jember akan melakukan sensus pendalaman. "Kita perdalam lagi setiap rumah. Kita ambil fotonya dan kita bikin share lokasi rumahnya. Nanti khusus Jember punya data social Id card," katanya. (as/don)