Dispopar Gelar Festival Makanan Khas Kota Probolinggo dalam Rangkaian Kegiatan Semipro 2023

Amelia Subandi
Thursday, 13 Jul 2023 12:36 WIB

POSE: Para pemenang juara makanan khas kota Probolinggo kategori makanan utama dan makanan kudapan bersama dengan 3 dewan juri.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2023, Pemkot Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) menggelar Festival Makanan Khas Kota Probolinggo. Festival ini digelar atas kerjasama Dispopar dengan PKK Kota Probolinggo.
Festival Makanan Khas itu digelar Rabu (12/7/2023) sore, diikuti oleh 30 peserta dari PKK Kelurahan dengan kategori menu utama. Selanjutnya, ada 23 peserta dari pelaku kuliner yang berkompetisi dalam kategori menu kudapan.
Beberapa menu khas yang difestivalkan diantaranya ialah makanan yang memang potensial di Kota Probolinggo. Dengan harapan, masyarakat lebih tertarik mencicipi makanan lokal dan menjadikannya sebagai kekayaan intelektual.
KHAS: Ketua Bayangkari Kota Probolinggo didampingi ketua Pokja 3 berkeliling melihat olahan makanan khas kota Probolinggo.
"Sebagai ajang menggali potensi beragam makanan tradisional yang merupakan identitas budaya bangsa dan kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah," ujar Wawan Soegyantono selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo.
Ketua Pokja III TP PKK Kota Probolinggo Tri Kartin Sudi Pramudya sebagai panitia mengatakan, dengan adanya kegiatan ini akan bermunculan kreasi menu makanan terbaru sebagai warisan budaya. Ini dapat dijadikan promosi kepariwisataan daerah, sehingga akan berdampak pada tingkat kunjungan dan kepuasan masyarakat maupun para wisatawan.
"Meningkatnya kreativitas pelaku usaha pariwisata bidang makanan dan minuman (mamin) khususnya penyedia makanan khas daerah yang menarik. Sehingga dapat dijadikan daya tarik wisata bidang kuliner," kata Tri Kartin Sudi Pramudya dalam laporan pembukaan Festival Makanan Khas Kota Probolinggo Tahun 2023.

Selanjutnya, ada 3 juri yang dilibatkan dalam penilaian Festival Makanan Khas Kota Probolinggo. Masing-masing berasal dari Persatuan Chef Profesional Indonesia (PCPI), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, dan Perwakilan PKK Kota Probolinggo. Dalam proses penjuriannya dewan juri cukup alot dalam menentukan siapa juara Festival Makanan Khas Kota Probolinggo. Selain kreasi menunya yang beragam, peserta dipandang juga pandai dalam mengolah rasa dari masakan itu sendiri.
"Iya tadi dewan juri cukup sulit ya dalam menentukan juaranya. Ada 3 point yang menjadi komponen penilaian kami, yaitu rasa, tampilan dan kreativitas," kata Sentot dari PCPI Kota Probolinggo.
Dari pantauan tadatodays.com, ada beberapa menu utama yang disajikan oleh peserta. Di antaranya ialah olahan nasi jagung, nasi buuk, sayur kelor, lodeh, olahan kreasi ikan, minuman bunga telang dikombinasikan dengan buah mangga yang merupakan salah satu buah khas dari Kota Probolinggo.
PEMENANG: Ketua Bhayangkari kota Probolinggo, Assisten perekonomian dan pembangunan serta kepala Dispopar Kota Probolinggo menyerahkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan kepada para pemenang.
Hasilnya, keluar sebagai juara 1 kategori menu utama dalam Festival Makanan Khas Kota Probolinggo kategori utama ialah PKK Kelurahan Jrebeng Kulon. Sedangkan untuk juara 1 kategori kudapan ialah Dira Kitchen.
Anik Indriati, sang juara 1 dari PKK Jrebeng Kulon kepada tadatodays.com mengatakan bahwa dalam Festival Makanan Khas Kota Probolinggo ini, ia menyajikan Lodeh Kelor. Sebuah inovasi baru sebagai makanan khas Kota Probolinggo. Jadi kelor tidak hanya bisa diolah jadi sayur bening, namun juga bisa dikreasikan menjadi olahan yang unik dan nikmat.
"Saya memutar otak, kemudian menemukan makanan yang cocok. Yaitu kelor dimasak santan, dengan menggunakan kaldu seafood ikan tebalan, dimakan dengan nasi bu'uk yang tidak lain makanan tradisional Kota Probolinggo," kata Anik. (*/mel/why)




Share to
 (lp).jpg)