Distribusi Tersendat, Pertamina Suntik 100 KL BBM untuk Redam Antrean SPBU Jember

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Monday, 07 Sep 2026 12:56 WIB

Distribusi Tersendat, Pertamina Suntik 100 KL BBM untuk Redam Antrean SPBU Jember

BBM: Antrean BBM di salah satu SPBU yang berada di Kecamatan Puger.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember masih berlangsung. Dalam beberapa hari terakhir, antrean bahkan mengular hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Di tengah kondisi tersebut, Pertamina menambah pasokan BBM sebanyak 100 ribu liter atau 100 kiloliter (KL) ke Jember dalam dua hari terakhir. Tambahan itu difokuskan untuk jenis Pertalite dan Pertamax.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan tambahan pasokan tersebut diberikan setelah pemerintah mengecek langsung kondisi sejumlah SPBU dan menemukan antrean kendaraan memang terjadi.

"Saya langsung turun ke bawah memantau kondisi riil di SPBU-SPBU yang ada di Kabupaten Jember. Memang di beberapa SPBU terjadi antrean. Karena itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak Pertamina," kata Fawait usai rapat koordinasi bersama pertamina pada Minggu (6/9/2026) malam.

Menurut Fawait, persoalan tersebut bukan karena stok BBM habis. Dari hasil koordinasi Pemkab Jember dengan perwakilan Sales Branch Manager (SBM) dan Depo Pertamina Banyuwangi, ketersediaan BBM untuk Jember disebut masih aman.

Persoalannya berada pada distribusi. Pengiriman BBM ke sejumlah SPBU sempat mengalami hambatan sehingga pasokan datang lebih lambat dari biasanya. Kondisi itu kemudian berdampak pada antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah titik.

Koordinasi antara Pemkab Jember dan Pertamina dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha, Minggu (6/9/2026) malam, setelah Fawait melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Tambahan 100 KL tersebut diharapkan bisa mempercepat pengisian kembali stok di SPBU yang mengalami antrean. Pemerintah juga masih memantau kondisi distribusi agar pasokan berikutnya tidak kembali terlambat.

Fawait meminta masyarakat tidak merespons antrean dengan membeli BBM secara berlebihan. Menurutnya, pembelian dalam jumlah besar karena kekhawatiran justru berpotensi membuat antrean semakin panjang.

"Masyarakat tidak perlu panik. Ini beda dengan kasus-kasus dulu yang dipengaruhi kondisi global. Ini murni kendala proses distribusi dan pengiriman. Stok BBM nasional maupun untuk daerah Jember aman," tegasnya.

Dengan tambahan pasokan tersebut, Pemkab Jember berharap antrean di SPBU segera berkurang. Namun, pemerintah bersama Pertamina masih perlu memastikan kelancaran distribusi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. (dsm/why)


Share to