Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-13 19:35:54

Duaarrr, Apel Pengamanan Aksi Demonstrasi di Jember Diwarnai Ledakan

BERSERAKAN: Kondisi toko pangkalan gas di Jl. Sumatera, Kabupaten Jember, usai terdengar ledakan. Akibat kejadian itu, pemilik toko mengalami luka di kaki dan tangannya.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Ledakan keras terjadi saat personel Polres Jember melakukan apel pengamanan aksi demonstrasi Aliansi Jember Mengugat (Aljem), Kamis (13/8/2020). Saat itu, ratusan personel kepolisian itu menggelar apel di bundaran DPRD Jember.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, diketahui berasal dari toko pangkalan tabung elpiji 3 kilogram yang berada di sekitar lokasi aksi. Akibat ledakan tersebut, pemilik toko Sudardmaji, 50, mengalami luka di kaki dan tangan. Korban kemudian dilarikan ke RS Jember Klinik untuk mendapat perawatan.

Baca Juga : Water Canon Polisi Bubarkan Massa Demo Pilkada di Banyuwangi

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono menerangkan, suara ledakan itu bermula saat pemilik berniat membuka tokonya. “Ternyata ledakan dari toko pangkalan gas, saat kami sedang melakukan pengamanan aksi mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga : Gelar Aksi, Aljem Tegas Tolak Omnibuslaw dan Desak Pengesahan RUU PKS

Mantan Kapolres Brebes itu mengatakan, saat itu kondisi ruangan dalam kondisi gelap. Sebelumnya korban sempat mencium bau gas bocor. Namun, korban mengabaikannya. Saat korban akan menyalakan rokok, percikan api dari korek menyambar gas yang bocor itu.

Hasil pengamatan sementara, gas tersebut tidak sampai meledak. Hanya terjadi tekanan besar dari gas yang bocor sehingga terjadi dentuman. “Karena percikan api itu,  ledakan terjadi dan korban pun terluka di bagian kaki dan tangan,” imbuhnya.

Atas kejadian itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko yang terletak di Jl. Sumatera, nomor 136, Kelurahan Tegalboto Kidul, Kecamatan Sumbersari, yang porak-poranda tersebut.

Sementara itu, ratusan personel polisi lainnya tetap melanjutkan apel aksi demonstrasi Aljem yang menolak RUU Omnibuslaw dan meminta RUU PKS segera disahkan itu. (as/sp)