Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-02 21:14:12

Empat Hektare Ilalang Gunung Geni di Probolinggo Terbakar

ILARAN: Petugas dari BPBD Kabupaten Probolinggo dan KRPH Klenang membuat ilaran atau sekat agar api tidak menjalar terlalu jauh.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kebakaran melanda petak 22B RPH Klenang, Gunung Geni, Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8/2020). Akibatnya, empat Hektare ilalang di area tersebut hangus terbakar.

Perangkat Desa Bulujaran Kidul, Rohim mengaku lahan di Gunung Geni desa setempat tiap tahun mengalami kebakaran. Namun, penyebab terjadinya kebakaran, itu tidak diketahui dengan pasti. “Apa sengaja dibakar, atau terbakar sendiri, saya juga kurang tahu. Api kelihatan sudah mati sekarang,” terang Rohim, Perangkat Desa Bulujaran Kidul.

Baca Juga : Mesin Bocor, Kapal Angkut Solar Terbakar di Probolinggo

Sementara KRPH Kelenang, Khasan, membenarkan adanya kebakaran hutan di Gunung Geni, Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Objek yang terbakar adalah rumput-rumput ilalang kering di Gunung Geni. Adapun penyebabnya diduga cuaca panas di musim kemarau. Bahkan kebakaran tersebut meluas hingga empat Hektare lahan. “Api sudah padam, hanya tersisa asap-asap pada ilalang yang kering,” terang KRPH Klenang, Khasan.

Baca Juga : Toko di Pasar Niaga Probolinggo Ludes Terbakar

Pihaknya bersama BPBD Kabupaten Probolinggo, dan warga desa setempat masih stand-by di lokasi kejadian usai bersama-sama memadamkan api tersebut.  Sedikitnya 12 personil gabungan berhasil mengamankan lokasi kejadian sejak pukul 12.00. “Teman-teman BPBD Kabupaten Probolinggo, Perhutani pukul 12.00 sudah meluncur ke lokasi. Kendalanya lokasi yang terjal,” jelasnya.

Para petugas hanya menggunakan alat sekadarnya dalam mengatasi karhutla tersebut. Pasalnya lokasi jauh dari sumber air dan pemukiman warga. Para petugas hanya menggunakan gebyok atau ranting-ranting pohon yang mengering. Mereka juga mengatasi kebakaran tersebut dengan mebuat sekatan atau ilaran agar api tidak meluas. “Kerugian materi tidak ada, karena yang terbakar hanya rumput. Saya berharap semoga cuaca ini tidak terlalu panas. Kejadian di Gunung Geni ini memang karena cuaca, dari faktor alam. Tidak tahu ada percikan dari mana. Faktor human eror juga tidak ada,” pungkasnya. (hla/hvn)