Empat Jamaah Haji asal Pasuruan Meninggal Dunia, Kemenhaj Minta Jemaah Waspadai Suhu Ekstrem

Amal Taufik
Amal Taufik

Sabtu, 16 May 2026 08:39 WIB

Empat Jamaah Haji asal Pasuruan Meninggal Dunia, Kemenhaj Minta Jemaah Waspadai Suhu Ekstrem

HAJI: Suasana haji di Makkah.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Empat jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pasuruan meminta jamaah lain tetap menjaga kesehatan mengingat suhu di Tanah Suci mencapai 44 derajat Celsius.

Plt Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki, mengatakan seluruh jamaah yang wafat telah mendapatkan pendampingan dari petugas haji. “Sampai saat ini tercatat ada empat jemaah asal Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia,” ujarnya, Jumat (15/05/2026).

Empat jamaah tersebut yakni Kamariah dari Kloter 8 yang meninggal di Madinah pada 26 April 2026, Abdul Wahid dari Kloter 7 yang wafat di Mekkah pada 7 Mei 2026, serta Jumaiyah dari Kloter 6 yang meninggal di Mekkah pada 13 Mei 2026.

Sementara satu jamaah lainnya, Abdul Kohar dari Kloter 6, meninggal dunia di Pasuruan setelah sebelumnya menjalani perawatan medis sebelum keberangkatan haji. “Beliau sempat dirawat dan kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia setelah dipulangkan,” kata Marzuki.

Selain menyampaikan kabar duka, pihak Kemenhaj juga mengingatkan jamaah agar lebih disiplin menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi. Menurut Marzuki, cuaca panas menjadi tantangan utama yang dihadapi jemaah tahun ini.

Pada siang hari, suhu udara di Mekkah disebut mencapai 44 derajat Celsius. Sedangkan malam hari berada di kisaran 30 derajat Celsius. “Kami mengimbau jemaah menjaga kesehatan, memakai pelindung diri, cukup minum, dan selalu membawa kartu Nusuk,” ujarnya.

Di sisi lain, kondisi jamaah asal Kota Pasuruan yang tergabung dalam Kloter 10 dilaporkan relatif baik. Sebanyak 379 jamaah disebut telah berada di Tanah Suci dan menjalani rangkaian ibadah dalam kondisi stabil.

Kemenhaj berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga puncak haji dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (pik/why)


Share to