Gerai Koperasi Merah Putih di Jember Baru 9 Rampung, Lebih dari 20 Sudah Beroperasi

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Thursday, 02 Apr 2026 15:48 WIB

Gerai Koperasi Merah Putih di Jember Baru 9 Rampung, Lebih dari 20 Sudah Beroperasi

Kepala Dinas Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember Sartini

JEMBER, TADATODAYS.COM - Progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kabupaten Jember masih bergerak dinamis. Hingga kini, baru 9 gerai yang rampung 100 persen. Sedangkan ratusan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember, Sartini, menyebut total gerai yang masuk dalam tahap pembangunan mencapai 133 unit. Namun, sebagian di antaranya sudah mulai beroperasi meski pembangunan belum sepenuhnya tuntas.

“Yang sudah selesai 100 persen itu baru 9. Tapi yang masih proses itu ada 133. Yang operasional sudah banyak,” kata Sartini saat dikonfirmasi Kamis (2/4/2026) sore.

Ia menjelaskan, koperasi yang sudah berjalan umumnya memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia sembari menunggu penyelesaian pembangunan gerai secara penuh. Saat ini, jumlah koperasi yang telah beroperasi disebut sudah lebih dari 20 unit. “Yang penting kan beroperasi dulu. Yang sudah berjalan itu sudah lebih dari 20 koperasi,” ujarnya.

Meski demikian, capaian omzet koperasi masih bervariasi. Beberapa koperasi masih dalam tahap awal sehingga pendapatannya relatif kecil. Sartini mencontohkan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karangrejo yang baru mencatat pendapatan sekitar Rp 300 ribu, dengan sisa hasil usaha (SHU) sekitar Rp 17 ribu. “Masih kecil karena baru memulai,” ucapnya.

Di sisi lain, ada juga koperasi yang telah mencatatkan omzet signifikan hingga mencapai Rp1 miliar, dengan SHU yang dinilai cukup menjanjikan.

Terkait pembiayaan, Sartini menegaskan seluruh kebutuhan pembangunan gerai hingga penyediaan barang ditangani oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Termasuk sarana prasarana dan stok awal usaha. “Semua dari PT Agrinas. Gedung, sarpras, sampai barangnya sudah disiapkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak pemerintah daerah hanya menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola koperasi. Rekrutmen tenaga Business Assistant (BA) pun berasal dari Kementerian Koperasi.

Sementara itu, target penyelesaian pembangunan seluruh gerai Koperasi Merah Putih di Jember dipatok hingga Juli 2026. “Targetnya Juli 2026 harus selesai,” tegas Sartini.

Di tengah progres yang masih berjalan, jumlah koperasi disebut fluktuatif. Hal ini dipengaruhi dinamika internal, termasuk adanya pengurus yang mengundurkan diri. Meski begitu, Pemkab Jember tetap mendorong percepatan operasional koperasi sebagai langkah awal menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. (dsm/why)


Share to