Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-02 23:41:58

Giliran IMM dan KHM Jember Gelar Aksi Solidaritas untuk Warga Wadas

SOLIDARITAS: Di depan pagar kawat berduri dan penjagaan kepolisian, mahasiswa IMM dan KHM Jember menyuarakan tuntutannya terkait insiden yang terjadi di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Aksi mahasiswa itu berjalan damai.

JEMBER, TADATODAYS.COM – Sebanyak 40 mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jember dan Kader Hijau Muhammadiyah(KHM) Komite Jember, merespons konflik antara warga dan aparat di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Respons itu diwujudkan dengan menggelar aksi damai di depan Mapolres Jember, Jl. RA. Kartini No.17, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Rabu (2/3/2022).

Koordinator Lapangan aksi, Dwi Nouval Zakaria mengatakan bahwa insiden di Wadas telah menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Maka dengan aksi damai itu, kata Nouval, IMM Jember mengecam tindakan aparat terhadap warga Wadas. “Kami melaksanakan aksi solidaritas untuk warga Wadas yang terkena tindakan represif aparat,” katanya.

Menurut Nouval, kehadiran aparat di Desa Wadas telah mengintimidasi warga setempat. Karenanya, mahasiswa IMM menyuarakan 4 poin dalam aksinya itu. Di antaranya, aparat diduga telah melakukan kriminalisasi dan tindak kekerasan terhadap warga sipil. Aparat juga diduga telah melanggar HAM dan melakukan perampasan ruang hidup.

Hingga aksi berakhir, tidak satupun perwira Polres Jember yang menemui peserta aksi. Hanya anggota Polres Jember mengamankan aksi mahasiswa tersebut.

Diketahui, peristiwa yang terjadi di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, bermula saat polisi melakukan pengamanan terhadap petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat yang melakukan pengukuran tanah untuk proyek nasional tambang batu andesit. Namun warga setempat menolak dengan kehadiran aparat, hingga berujung bentrokan. (bp/don)