Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-11 00:02:11

Gubernur Khofifah Terjun Langsung ke Lokasi Banjir Jember

TINJAU: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, terjun langsung ke lokasi banjir di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, didampingi Bupati Jember Hendy Siswanto (kiri). Khofifah menyebut, penanganan pasca banjir telah dilakukan dengan cepat dan tepat oleh Forkopimda Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, terjun langsung ke lokasi banjir di Kabupaten Jember, Senin (10/1/2022). Dalam kunjungannya, Khofifah mengunjungi korban banjir di Perumahan Bumi Mangli, Kecamatan Kaliwates. Tidak sendirian, Gubernur Jawa Timur itu juga didampingi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto.

Dalam kunjungannya, Khofifah dan Hendy berkeliling di lokasi yang terdampak banjir besar. Kepada Khofifah, Hendy menyampaikan bahwa banjir telah merusak 214 rumah di Kelurahan Mangli.

Baca Juga : Jadi Dosen Tamu, Gubernur Khofifah Kutip Jack Ma

Kepada sejumlah wartawan, Gubernur Jawa Timur mengapresiasi atas penanganan banjir besar yang terjadi di Kabupaten Jember. Sebab, menurut Khofifah, penanganan yang dilakukan jajaran Forkopimda Jember cukup cepat dengan segera membersihkan material banjir. "Saya rasa ini gerak cepat ya, dari 18.30 surutnya banjir, langsung dibersihkan dengan damkar," ujar Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan relawan yang tetap semangat dalam melakukan pembersihan pasca banjir. “Nantinya tim Bina Marga Pemprov juga akan datang ke Jember dengan membawa alat berat eskavator,” katanya.

Ke depan, Khofifah mengingatkan pada semuanya agar tidak membuang sampah di sungai atau di gorong-gorong.

Sementara itu, Bupati Hendy meminta kepada warga Perumahan Bumi Mangli Indah, yang terdampak paling parah untuk tetap bersabar. Saat ini, kata Hendy, Pemerintah Kabupaten Jember telah turun melakukan pembenahan terutama akses jalan perumahan. "Saat ini kami sedang melakukan pembenahan dan pembersihan," ujar Hendy, usai mendampingi Khofifah.

Diketahui, banjir yang menerjang Kabupaten Jember, Minggu lalu, juga menelan korban jiwa. Dua dari tiga orang yang meninggal dunia adalah pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Kemiri, Kecamatan Panti, yakni Sirat, 50, dan Suliha, 47.

Sementara satu korban lainnya atas nama Jamaluddin, 54, warga Dusun Glengseran, Desa Suci, Kecamatan Panti.

Selain itu, akses jalan di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates juga mengalami kerusakan. Sementara rumah-rumah warga dipenuhi material banjir seperti lumpur. Hingga Senin sore, proses pembersihan material sisa banjir masih terus dilakukan oleh BPBD setempat dan relawan. (bp/don)