Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-04 14:22:17

Gunungan Sampah Hiasi Ruas Jalan di Jember

KOTOR: Tumpukan sampah menghiasi sejumlah TPSS di Jember, buntut aksi mogok kerja petugas pengangkut sampah.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Aksi mogok kerja yang dilakukan petugas truk sampah di Kabupaten Jember, berdampak pada menumpuknya sampah di tempat penampungan sampah sementara (TPSS) di sejumlah ruas jalan di Jember. Alhasil, gunungan sampah pun menghiasi jalanan pada Senin (4/1/2020).

Seperti tumpukan sampah di TPSS jalan Karimata, Kecamatan Sumbersari.

Baca Juga : Dua Desa di Jember Diterjang Banjir Bandang

Dian Wahana Putra  salah seorang warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari mengatakan, sejak Minggu (3/1/2021) pagi kemarin sampah di rumahnya sudah tidak ada yang mengambil sebagaimana hari biasanya. "Biasanya setiap pagi ada petugas yang ngambil sampah," ujarnya.

Baca Juga : DPRD Banyuwangi Bahas TPA dan Izin Perusahaan Pengalengan Ikan

Hal senada diungkapkan oleh warga lain bernama Putranto. Terkait tumpukan sampah di tepi jalan, Putranto menduga karena masyarakat bingung saat membuang sampah sehingga berinisiatif meletakan sampahnya di TPSS. "Mungkin karena sampah di rumah sudah banyak," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember, Aris Maya Parahita, saat dikonfirmasi menyampaikan permohonan maaf atas terkendalanya pengangkutan sampah tersebut.

Pihaknya meminta, untuk sementara waktu masyarakat Jember mengurangi pengeluaran sampah dan mengelola sampahnya secara mandiri terlebih dahulu.

Aris berjanji, setelah ada kejelasan anggaran BBM operasional truk sampah, persoalan pengakutan akan kembali normal. "Sekitar semingguan inilah mudah mudahan akan segera selesai," imbuhnya.

Untuk diketahui, volume sampah di wilayah perkotaan Jember meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbersari, Patrang, dan Kaliwates. Setiap harinya sampah di tiga kecamatan itu mencapai 70 ton, atau sekitar 70 persen dari seluruh volume sampah se-Kabupaten Jember. (as/don)