Harga Komoditas Naik, Kapolres Probolinggo Kota Sidak Pasar Baru

Alvi Warda
Alvi Warda

Wednesday, 26 Feb 2025 13:14 WIB

Harga Komoditas Naik, Kapolres Probolinggo Kota Sidak Pasar Baru

SIDAK: Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian saat sidak di Pasar Baru.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Kota Probolinggo, Rabu (26/2/2025) siang. Menjelang Ramadan 1446 H, harga sejumlah komoditas merangkak naik.

Komoditas yang naik harganya meliputi minyak goreng yang sebelumnya di harga Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 per liter. Telur ayam naik menjadi Rp 29.000 dari harga Rp 26.000 per kilogram. Ayam potong dari Rp 35.000 naik menjadi Rp 38.000 per kilogram.

Perbumbuan juga mengalami kenaikan. Bawang putih dari harga Rp 38.000 menjadi Rp 43.000 per kilogram. Bawang merah dari harga Rp 30.000 jadi Rp 40.000 per kilogram. Cabai besar naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram. Cabai rawit naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 94.000 per kilogram.

MINYAK: Saat sidak Kapolres Probolinggo Kota menemukan harga minyak kita dijual melebihi harga HET.

Kenaikan ini terjadi sejak 10 hari yang lalu. Namun pembelian masih terhitung normal, seperti disampaikan Muna (34), pedagang asal Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. "Pembelian normal meskipun naik," katanya saat diwawancara.

Namun, ia tidak memungkiri banyak pelanggannya yang mengeluh. Meski demikian, ia mengaku sudah terbiasa. "Ya mau gimana lagi, lha wong setiap menjelang puasa atau hari raya pasti naik. Pembeli biasanya beli sekilo, ngurangi beli setengah," ucapnya.

Sidak dilakukan agar mengetahui harga sebenarnya di pasar. Pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB itu, Kapolresta meninjau pasar bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUP) Kota Probolinggo.

Saat diwawancara, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian mengatakan akan mengoordinir komoditas yang berangsur naik. "Selisihnya yang paling tinggi itu cabai ya. Kita akan cari tahu dulu penyebabnya apa," ujarnya.

Selain menemukan harga komoditas yang naik, Kapolres Probolinggo Kota juga menyoroti harga minyak goreng "minyak kita" yang dijual melebihi harga eceran atau HET. "Tadi juga kita ketahui bersama, minyak kita dijual melebihi het. Nanti juga akan kita telusuri itu," katanya.

Meski harga naik, stok komoditas ia sebut terhitung aman. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau agar tidak membeli berlebihan atau panic buying. "Himbauannya agar masyarakat tidak panik, meskipun harga naik dan tetap membeli sesuai kebutuhan," tuturnya. (alv/why)


Share to