Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-06 21:34:30

Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Tawang Alun Jember Sepi

LENGANG: Petugas Terminal Tawang Alun Jember, tetap bertugas meski kondisi terminal sepi pasca larangan mudik.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Memasuki hari pertama larangan mudik lebaran 2021 pada Kamis (6/5/2021), Terminal Tawang Alun Jember tetap beroperasi. Kendati demikian, hingga H-6 Idul Fitri 1442 Hijriah tidak ada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) atau Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang bisa mengangkut penumpang dari terminal Tawang Alun.

Diketahui, bus yang bisa beroperasi dan mengangkut penumpang selama larangan mudik hanya armada yang telah mendapatkan stiker resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga : Di Jember, Tidak Ada Penyekatan Dalam Kota Selama Lebaran

Kepala Terminal Tawang Alun Jember, Pudjiono saat dikonfirmasi menjelaskan, pada prinsipnya Terminal Tawang Alun tetap beroperasi selama masa larangan mudik lebaran mulai 6-17 Mei mendatang.

Baca Juga : Hari Pertama Penyekatan di Tiga Lokasi, Polres Probolinggo Putar Balik 60 Kendaraan

Hanya saja, untuk saat ini tidak ada bus yang bisa menarik penumpang lantaran belum mendapatkan stiker khusus dari Dishub Jatim. Namun, menurutnya, tidak menutup kemungkinan kedepannya ada bus yang boleh beroperasi. “Setelah mendapatkan stiker,” kata Pudjiono.

Pudjiono melanjutkan, selain persyaratan bagi armada, penumpang juga harus memenuhi syarat yang telah diatur.

Merujuk pada Surat Edaran Satgas Covid-19 No 13 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan No 13 tahun 2021, dalam masa pelarangan mudik masyarakat yang diperkenankan melakukan perjalanan yakni seseorang yang harus bepergian untuk kepentingan bekerja atau perjalanan dinas. 

Selain itu, masyarakat  yang akan melakukan kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil, persalinan dan orang dengan kepentingan tertentu non-mudik. Itupun semuanya harus dibuktikan dengan keterangan dari lurah atau kepala desa setempat. "Khusus perjalanan dinas wajib menyertai izin tertulis dari atasan," katanya.

Pudjiono menambahkan, meski saat ini belum ada bus yang beroperasi, namun pihaknya tetap standby di terminal. Karena pada prinsipnya, terminal tetap beroperasi dan menjaga agar terminal tetap steril dari pihak-pihak selain penumpang dan armada.

Dari pantauan di lokasi, Terminal Tawang Alun terlihat begitu lengang dari biasanya. Tak tampak bus-bus parkir yang siap berangkat menuju kota tujuan. Hanya terlihat petugas terminal di lokasi. (as/don)