Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-12 19:49:33

Hasil Swab Kontak Erat Kekuarga Pasien Pakuniran Belum Keluar

SWAB: Petugas medis melakukan tes swab pada kontak erat pasien asal Pakuniran yang sempat ditolak untuk dimakamkan sesuai prosedur covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Hasil swab dari lima orang kontak erat pasien covid-19 asal Kecamatan Pakuniran, belum keluar. Mereka adalah keluarga yang menolak bila pasien asal Desa Gunggungan Lor kecamatan setempat, dimakamkan dengan prosedur covid-19. Bahkan saat itu keluarga mengusir tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo yang bertugas.

Juru bicara tim satgas dr Dewi Veronica mengatakan pihak satgas melakukan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 5 orang kontak erat dengan pasien. Totalnya satgas berhasil mentracking 42 orang. 37 orang di antaranya sudah melakukan rapid tes antigen dan hasilnya non reaktif.

Baca Juga : Operasi Masker di Kabupaten Probolinggo Tunggu Hakim dan Jaksa

"Kemarin sudah dilakukan rapid tes antigen terhadap kontak erat, semua non reaktif. Lalu ada 5 orang yang menyusul karena bekerja, kemarin kita lakukan tes swab PCR dan hasilnya belum keluar sampai saat ini. Andai saja ada satu saja yang positif maka semuanya akan dilakukan swab PCR secara keseluruhan," terangnya, pada Senin (12/10/2020).

Baca Juga : KPU Jember Jamin Hak Pemilih yang Terpapar Covid-19

Swab keseluruhan itu dilakukan guna memastikan semua yang kontak erat dinyatakan sehat dan tidak tertular covid-19. Namun jika betul ditemukan ada yang positif maka satgas akan melakukan karantina wilayah pada daerah tersebut. Itu dilakukan supaya pengawasan dan pemeriksaannya dapat dilakukan dengan baik.

"Seandainya ada banyak yang positif kemudian dalam komunitas yang sama, untuk memudahkan pengawasan dan perawatan bisa dilakukan seperti itu (karantina wilayah,red). Itu nanti tergantung dari kebijakan satgas bagian kuratif," jelas dr. Vero. (zr/hvn)