Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-30 23:27:53

Hiu Tutul Kembali Terdampar di Pantai Peseban Jember, Bangkai Tak Lagi Dipotong

JADI TONTONAN: Warga Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember dan sekitarnya menjadikan hitu tutul yang mati sebagai tontonan. Terdamparnya hiu ini menjadi yang keempat selama 2 bulan terakhir.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Seekor Hiu tutul dengan panjang sekitar 10 meter terdampar di pesisir pantai paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Minggu (30/8/2020).

Hiu itu ditemukan oleh seorang nelayan setempat bernama Buhari pada Minggu pagi. Saat pertama kali ditemukan, Hiu itu telah mati. Diduga Hiu mati karena berjam-jam berada di pesisir pantai dan tidak bisa kembali ke laut perairan dalam.

Baca Juga : Wings Air Hentikan Penerbangan di Bandara Notohadinegoro, Ini Penyebabnya

“Pagi tadi saya ke pantai, langsung lihat itu (hiu tutul, Red) sudah mati. Langsung lapor ke kepala desa Paseban,” katanya. Ia menuturkan, dalam 2 bulan terahir, terdapat 4 hiu jenis tutul terdampar dipantai Peseban. Dua diantaranya berhasil diselamatkan nelayan dengan cara menyeretnya ke perairan laut dalam.

Baca Juga : Tinggal Tulang Belulang, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Gunung Manggar

Sementara satu hiu yang terdampar pada 5 Juli 2020 lalu, dagingnya dipotong-potong lalu dibagi oleh warga sekitar. Untuk Hiu keempat ini, kata Buhari, pihaknya berharap bangkai hewan dilindingi itu tidak lagi diambil dagingnya. Namun dikubur.

Terpisah, Kades Peseban Lasidi membenarkan penemuan satwa langka itu. Bahkan hingga siang hari, sebelum dikuburkan, warga sempat ramai di lokasi untuk sekedar berswafoto.

Sepengetahuan Lasidi, beberapa hari terahir nelayan di desanya enggan melaut lantaran cuaca ekstrem. Karena itu, ia menduga hiu malang itu terdampar lantaran hempasan ombak laut selatan yang cukup besar belakangan ini. “Cuacanya memang sedang tidak baik,” jelasnya. (as/sp)