Honor Guru Ngaji 2026 di Jember Cair, Disalurkan Serentak di Sejumlah Desa

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Monday, 09 Mar 2026 18:50 WIB

Honor Guru Ngaji 2026 di Jember Cair, Disalurkan Serentak di Sejumlah Desa

Kabag Kesejahteraan Rakyat Jember Nurul Hafid Yasin

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Jember menjadwalkan pencairan honorarium bagi guru ngaji dan pendidik keagamaan tahap pertama tahun 2026 pada Selasa (10/3/2026). Penyerahan dilakukan serentak di sejumlah desa dan kelurahan agar proses distribusi lebih cepat dan mudah dijangkau penerima.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, mengatakan penerima honorarium tidak hanya guru ngaji Muslim. Program ini juga mencakup guru kitab suci non-Muslim serta petugas P3N yang tersebar di berbagai kecamatan.

Menurutnya, penyaluran dilakukan dengan sistem titik lokasi di desa dan kelurahan masing-masing. Skema ini dipilih agar antrean tidak menumpuk dan proses administrasi bisa lebih tertib. “Penyaluran tahap ini dijadwalkan serentak mulai pukul 09.00 WIB,” kata Hafid pada Senin (9/3/2026) sore.

Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi penyerahan di antaranya Balung Lor dan Karang Duren di Kecamatan Balung, Karang Kedawung di Mumbulsari, Kemuning Lor di Panti, Sukorambi, serta Plerean di Sumberjambe. Selain itu juga berlangsung di Kebonsari dan Kranjingan di Kecamatan Sumbersari, serta Gunungsari dan Sukoreno di Umbulsari.

Kesra meminta para penerima datang sesuai jadwal dengan membawa dokumen yang diperlukan untuk proses verifikasi. Dokumen yang wajib dibawa meliputi buku rekening, KTP asli beserta fotokopi.

Bagi penerima yang memiliki perbedaan nama atau nomor induk kependudukan (NIK) pada data administrasi, juga diminta membawa surat keterangan beda identitas. “Kami berharap para guru hadir sesuai jadwal di wilayah masing-masing agar proses penyerahan bisa berjalan cepat dan tidak terkendala administrasi,” ujarnya.

Penyaluran honorarium ini merupakan program rutin Pemkab Jember sebagai bentuk dukungan bagi para pendidik keagamaan di tingkat masyarakat.  Sistem distribusi yang dilakukan hingga tingkat desa diharapkan memudahkan para penerima sekaligus mempercepat proses pencairan. (dsm/why)


Share to