Jalur Piket Nol Ditutup Total, Lalulintas Dialihkan ke Jalur Utara Probolinggo

Dwi Sugesti Megamuslimah
Thursday, 20 Nov 2025 16:40 WIB

DITUTUP: Kondisi Gladak Perak Piket Nol usai erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025).
LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Akses Piket Nol kembali ditutup usai luncuran material panas dari erupsi Gunung Semeru masih menyisakan bahaya di aliran Sungai Besuk Koboan. Satlantas Polres Lumajang meminta pengendara tidak memaksakan melintas, karena kondisi di sekitar jembatan dan dasar sungai masih terpantau panas dan berasap pada Kamis (20/11/2025).
Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Yulian Putra Prasviawan mengatakan, penutupan diberlakukan sejak Rabu (19/11/2025) malam sebagai langkah pengamanan pengguna jalan. “Kami imbau sejak tadi malam hingga siang ini untuk tidak melintasi jalur menuju Piket Nol, terutama yang melewati Jembatan Besuk Bobokan,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan petugas, sisa material vulkanik masih mengalir di sepanjang Besuk Kobo’an. Asap tipis dan hawa panas juga masih terlihat di beberapa titik. “Masyarakat harus lebih berhati-hati, karena sebagian sisa api vulkanik masih tampak jelas dan suhunya tinggi,” tambah Yulian.
Untuk mencegah kemacetan, Satlantas melakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah Probolinggo menuju Pronojiwo–Lumajang dialihkan melalui jalur utara Probolinggo. Sedangkan kendaraan dari Malang Selatan diarahkan memutar lewat Malang Utara menuju Probolinggo.

Arus kendaraan sejauh ini tetap lancar. Namun, Yulian menyebut terdapat kerusakan ringan di Jembatan Besuk Kobo’an akibat tumpukan abu. “Ada sedikit kendala lubang di jembatan karena tertutup abu vulkanik sejak tadi malam,” katanya.
Petugas gabungan Satlantas, Satpol PP, Polsek, Damkar, serta instansi lain kini melakukan evakuasi dan pembersihan di jalur-jalur utama yang biasa dilalui warga. “Insyaallah beberapa jam lagi bisa selesai dan jalur kembali dibuka. Untuk sementara, masyarakat tetap kami imbau berhati-hati,” jelasnya.
Ia juga meminta warga menghindari kawasan rawan, terutama titik-titik yang berpotensi longsor akibat aktivitas vulkanik. Mengenai laporan longsor di sejumlah lokasi, Satlantas masih melakukan pendataan dan belum merilis informasi kerusakan secara detail. (dsm/why)





Share to
 (lp).jpg)