Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-26 20:57:59

Jelajah Wisata and Fun Camp, Cara Pemkab Jember Promosikan Wisata

KENALKAN WISATA: Wakil Bupati Jember Gus Firjaun, saat melepas peserta Jelajah Wisata dan Fun Camp, Juni 2021 lalu. Kini even akan kembali digelar, dengan menggandeng banyak pihak guna memaksimalkan promosi wisata jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dalam rangka mengenalkan wisata alam, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember akan kembali menggelar kegiatan Jelajah Wisata and Fun Camp. Even kedua ini akan dilaksanakan di Pantai Bandealit kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, pada 28-29 Agutus 2021 mendatang.

Rencananya, acara tersebut akan melibatkan sejumlah awakmedia, influencer, duta wisata dan pegiat blogger Jember.

Baca Juga : Bupati Jember Kembali Batasi Jam Operasional Tempat Usaha dan Wisata

Mereka sengaja digandeng oleh Disparbud untuk terlibat aktif mengenalkan seluruh potensi wisata yang ada di Kabupaten Jember. Dengan harapan, semakin banyak masyarakat luar Jember yang mengetahui bahwa Jember memiliki banyak daestinasi wisata. "Harapan kami jika pandemi berakhir, pengunjung pariwisata Jember bisa meningkat," kata Kabid Pariwisata Disparbud Jember Sri Supadmi, Kamis (26/8) siang.

Sri melanjutkan, kegiatan ini tidak hanya Pantai Bandealit yang akan dituju sebagai lokasi jelajah, tetapi juga mengeksplor destinasi wisata lain yang terdapat di sekitar Pantai Bandealit. Seperti, wisata Mumbul Garden, Herbal Village (Andongrejo), Goa Jepang, Muara Timur, Pantai Barat serta wisata lainnya.

Konsepnya, seluruh peserta berangkat menggunakan kendaraan offroad start dari Jember Kota, kemudian berhenti di beberapa titik yang telah ditentukan dan terakhir berhenti di Pantai Bandealit untuk fun camp. "Karena masih dalam masa PPKM, peserta dibatasi maksimal 30 peserta," katanya.

Sri menambahkan, ke depan pihaknya akan membuat pola-pola baru dalam mempromosikan wisata. Sebab, Jember memiliki banyak daya tarik wisata yang harus diketahui oleh masyarakat luas. Mulai dari wisata religi, wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner, wisata minat khusus dan wisata industri.

Namun demikian, menurutnya, berbagai upaya dalam rangka mempromosikan segala potensi dan daya tarik wisata tersebut tidak mungkin optimal jika tidak dibarengi dengan pembangunan infrastruktur dan sarana penunjang wisata di masing masing destinasi.

Oleh karena itu, usualan pembangunan infrastruktur turut menjadi usulan Disparbud kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Dan, yang tidak kalah penting adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). "Kita butuh masyarakat yang mampu menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal," tuturnya.

Untuk diketahui, Jelajah Wisata dan Fun Camp yang pertama telah digelar pada pertengahan bulan Juni lalu. Saat itu, acara dilaksanakan di Wisata Boma Gunung Pasang, Kecamatan Panti. (as/don)