Kamus Medis Madura Jadi Alat Bantu Komunikasi di Layanan Kesehatan

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Tuesday, 27 Jan 2026 16:10 WIB

Kamus Medis Madura Jadi Alat Bantu Komunikasi di Layanan Kesehatan

KAMUS: Direktur RSUD Kalisat dr. Nurullah Hidajahnigtyas saat menunjukkan Kamus Medis Madura (Kamera).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Perbedaan bahasa masih menjadi kendala dalam pelayanan kesehatan di wilayah timur Kabupaten Jember. Untuk meminimalkan risiko salah komunikasi antara tenaga medis dan pasien, RSUD Kalisat menggunakan Kamus Medis Madura (Kamera) sebagai alat bantu layanan.

RSUD Kalisat melayani pasien dari wilayah Kalisat, Ledokombo, Sumberjambe, Mayang, Silo hingga Jelbuk. Sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut menggunakan bahasa Madura dalam komunikasi sehari-hari.

Adapun istilah medis yang tercantum dalam Kamus Medis Madura meliputi masalah penyakit dalam, bedah, saraf, jantung/paru, kulit, mata serta kandungan.

Direktur RSUD Kalisat, dr. Nurullah Hidajahnigtyas, menyebut tidak seluruh tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut berasal dari latar belakang budaya dan bahasa yang sama dengan pasien. “Dalam praktik layanan, perbedaan bahasa bisa menyulitkan pasien menyampaikan keluhan, dan berpotensi menimbulkan salah tafsir bagi tenaga kesehatan,” kata Nurullah, Selasa (27/1/2026) siang.

Kondisi tersebut mendorong penyusunan Kamus Medis Madura yang memuat istilah medis dasar serta keluhan kesehatan yang umum digunakan masyarakat. Kamus ini digagas oleh dr. Akbar, dokter umum di RSUD Kalisat, berdasarkan kebutuhan di ruang layanan. "Kamus digunakan sebagai panduan komunikasi bagi petugas pendaftaran, perawat, hingga dokter, terutama bagi tenaga kesehatan yang tidak fasih berbahasa Madura," sambungnya.

Selain kamus, RSUD Kalisat juga menempatkan petugas yang menguasai bahasa Madura di setiap sif layanan. Pendampingan ini dilakukan pada jadwal jaga pagi, sore, dan malam untuk memastikan komunikasi dengan pasien tetap berjalan selama 24 jam.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses layanan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini, RSUD Kalisat didukung empat layanan spesialis dasar, yakni Bedah, Penyakit Dalam, Anak, serta Obstetri dan Ginekologi, serta layanan penunjang seperti THT, Mata, Jantung, Saraf, Patologi Klinik, dan Radiologi.

Dengan penggunaan Kamus Medis Madura, RSUD Kalisat menargetkan layanan kesehatan yang lebih mudah dipahami pasien, sekaligus mengurangi potensi kesalahan komunikasi dalam proses pemeriksaan dan pengobatan. (dsm/why)


Share to