Kecelakaan Maut di Gempol Tewaskan 4 Orang, Berikut Identitasnya

Amal Taufik
Amal Taufik

Monday, 27 Jul 2026 18:56 WIB

Kecelakaan Maut di Gempol Tewaskan 4 Orang, Berikut Identitasnya

EVAKUASI: Proses evakuasi truk di Gempol.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di depan SPBU Pelem, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) pagi. Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan lima orang mengalami luka-luka dan merusak sejumlah bangunan di tepi jalan.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan kecelakaan bermula sekitar pukul 05.52 WIB saat truk traktor head bernomor polisi DK 8019 DG melaju dari arah Malang menuju Surabaya. "Diduga pengemudi truk kurang berhati-hati dan tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga menabrak kendaraan di depannya," ujar Joko.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk tersebut pertama kali menabrak truk Mitsubishi bernopol N 8591 BG dari belakang. Benturan membuat truk Mitsubishi terdorong ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario bernopol W 2461 NEL serta Honda Supra X 125 bernopol N 4197 TCC yang datang dari arah Surabaya menuju Malang.

Tak berhenti di situ, truk Mitsubishi kembali tertabrak truk tangki bernopol L 9360 G. Sementara truk traktor head terus melaju tak terkendali hingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU), truk bernopol S 9137 UZ, sepeda motor Honda Vario bernopol N 5243 VAD, kemudian menghantam sejumlah tiang utilitas, rumah warga, toko onderdil sepeda motor, warung makan, gudang rongsokan, gudang LPG, toko sembako hingga sebuah rumah di sisi barat jalan.

Polisi mencatat empat korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Sulkan (63), sopir truk Mitsubishi asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, yang meninggal di lokasi dengan luka berat di kepala.

Korban meninggal lainnya ialah Stefanus Beko Bhoko (56), pengendara Honda Supra X asal Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, serta Wahyu Kulila (46), penumpang sepeda motor yang sama. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat.

Satu korban lainnya adalah Agus Prasetya (37), sopir truk traktor head asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia sempat dievakuasi dalam kondisi terluka dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Watukosek sebelum akhirnya meninggal dunia.

Selain korban meninggal, lima orang mengalami luka-luka, yakni Yudi Kurnia Wardani (35), Siswanto (53), Sutikno (34), Lilik Sri Astutik (44), serta seorang pejalan kaki bernama Warsi (39). Seluruh korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Joko menambahkan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi truk traktor head yang diduga kurang berhati-hati dan kurang berkonsentrasi saat berkendara. "Untuk penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh penyidik Satlantas Polres Pasuruan," katanya. (pik/why)


Share to