Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-29 17:49:52

Kepolisian Kota Probolinggo Pastikan Tidak Ada Teroris di Wilayahnya

LINTAS AGAMA: Melalui kegiatan dialog lintas agama yang digelar kantor Kemenag Kota Probolingo, Polres Probolinggo Kota memastikan bahwa di wilayah hukumnya tidak ada teroris.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo Kota dan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo, menjamin tidak ada teroris di Kota Probolinggo. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari, saat menghadiri acara dialog lintas agama yang digelar Kemenag Kota Probolingo, Senin (29/3/2021), di salah satu rumah makan di Jalan Panjaitan Kota Probolinggo.

Acara tersebut juga dihadiri Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat, serta sejumlah tokoh lintas agama di Kota Probolinggo.

Baca Juga : Wakapolres Jember: Petugas Jangan Patroli Sendirian

Jauhari menyampaikan, pihaknya bersama FKUB dan Kemenag sepakat bahwa tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan terhadap siapapun. Ia memastikan, sampai detik ini wilayah Kota Probolinggo aman terkendali. “Rukun dan bertoleransi," katanya.

Baca Juga : Satlantas Sidak Kondisi Bus di Terminal Bayuangga. Ini Hasilnya

Selian itu, Jauhari menuturkan bahwa tugas pokok kepolisian adalah untuk menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat saat menjalankan kegiatan keagamaan.

Perwira dengan dua melati di pundaknya itu menyampaikan, kepastian keamanan dan tidak adanya pelaku terorisme di wilayah hukumnya berdasarkan hasil pantauan dan informasi yang disampaikan intelijen maupun Babinsa dan Babinkamtibmas. "Kita tetap waspada dan deteksi dini," katanya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Probolinggo Mufi Imron Rosyadi, mengatakan bahwa melalui program prioritas Kemenag Pusat terkait deradikalisasi, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah. " Agar umat tidak terprovokasi," tuturnya.

Mufi juga menyampaikan, bahwa Kemenag Pusat juga telah membentuk tim mulai dari tingkat kanwil provinsi, kemenag kota/kabupaten, serta di tingkat kecamatan untuk terus menggelorakan modernisasi dalam beragama. (ang/don)